Diserbu Turis, Petikemas Bekas Disulap Jadi Hotel

0
163
Dock Inn

JERMAN, Bisniswisata.co.id: Hotel yang dibangun menggunakan kontainer bekas, kini tengah ramai diperbincangkan wisatawan mancanegara juga para penghobi petualangan bahkan backpacker luar negeri. Hotel unik diberi nama Dock Inn atau hotel petikemas ini, dibangun di kota Warnemunde Rostock di Mecklenburg Jerman.

Seperti dilansir laman Lonelyplanet, Selasa (10/10/2017) kontainer bekas ternyata dapat didaur ulang menjadi ruang-ruang kamar bagi sebuah hotel. Tentu ini adalah bagian dari perkembangan ilmu arsitektur modern yang mengutamakan efisiensi namun tetap indah dan fungsional.

Hotel yang baru dirilis beberapa bulan ini sudah banyak diserbu turis. Apalagi di Jerman, ini adalah hotel pertama yang dibuat dari susunan kontainer bekas. Perancangnya menggunakan empat kontainer yang dirakit menjadi satu, untuk jadi satu blok kamar. Dalam kamar ini dapat menampung empat tempat tidur bertingkat atau delapan tempat tidur.

Secara keseluruhan, Dock Inn terdiri dari 64 kamar dengan total daya tampung 188 orang. Cukup besar, karena satu kamar saja luasnya mencapai 25 meter persegi. Tentu ada beberapa tipe kamar yang disediakan oleh pihak hotel.

Hampir sama seperti hotel lainnya, Dock In terdiri dari 42 buah kamar double room, dua suite, 15 dormitori yang berisi empat dipan, 5 dormitori lain berisi delapan dipan bersusun untuk ramai-ramai.

Walau demikian, Anda tak perlu takut barang-barang yang Anda bawa hilang meskipun harus tidur di kamar dormitori. Ada loker yang dilengkapi kunci khusus untuk menyimpan barang, sehingga aman untuk barang berharga Anda.

Fasilitas lain yang diberikan oleh Dock In adalah smart TV di masing-masing kamar, juga kamar mandi umum. Dapur umum pun disediakan bagi konsumen yang ingin berhemat dan masak sendiri. Tak hanya itu, ada juga spa, sauna, bioskop kontainer, table football dan berbagai sarana rekreasi lainnya serta Wifi 24 jam dan komputer yang dapat digunakan bersama. (*/LPC)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.