Didi Petet, Selamat Jalan ….

0
565

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Aktor kawakan Didi Widiatmoko atau dikenal Didi Petet, berpulang ke Rahmatullah dalam usia 58 tahun, pada Jumat (15/5/2015) pagi pukul 05.00 WIB. Pria kelahiran Surabaya, 12 Juli 1956, menghembuskan nafas terakhir di rumahnya Jl Bambu Apus no 76, Sasak Tinggi, Ciputat, akibat sakit.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf juga ayah penyanyi Sherina Munaf, membenarkan berita duka itu. “Beliau meninggal hari ini pukul 05.00 WIB karena sakit. Sepulang dari Milan, kira-kira tiga hari lalu, rupanya recovery-nya kurang baik,” kata Triawan.

Triawan mengaku menuju rumah duka di Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan melanjutkan Indonesia kini kehilangan aktor yang memiliki peran besar dalam membangun industri perfilman nasional. Juga mengangkat budaya nasional ke dalam layar lebar maupun dalam panggung hiburan.

“Almarhum menyumbangkan banyak karya untuk dunia perfilman Indonesia. Aktor serbabisa itu memerankan berbagai tokoh nasional. Dan kita semua telah kehilangan almarhum,” tambahnya.

Muthia Kautsar, keponakan Didi Petet menjelaskan Didi Petet baru pulang dari kota Milan, Italia guna menghadiri sebuah pameran sempat pingsan ketika berada di kota tersebut. “Om Didi kan baru pulang ke Indonesia tanggal 10 kemarin dari Milan setelah menghadiri sebuah pameran di sana. Di Milan, beliau sempat pingsan dan ketika pulang, sampai di bandara pun harus memakai kursi roda,” tuturnya.

Muthia juga menambahkan Didi Petet pada Selasa (12/5/2015) sempat dibawa ke Bandung untuk menjalani pengobatan. “Selasa kemarin sempat dibawa ke Bandung untuk pengobatan, tetapi ya karena kondisinya udah drop, jadi semakin memburuk terus keadaannya sampai akhirnya meninggal pagi ini,” kata Muthia.

“Sangat berduka atas wafatnya guru saya, kang Didi Petet… Smg khusnul khotimah ya kang… Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu,” tulis @ipangwahid di akun Twitter-nya.

Sampai saat ini, belum diperoleh keterangan mengenai sakit yang menjadi penyebab meninggalnya artis peran kawakan tersebut. Jenazah Didi Petet sendiri saat ini disemayamkan di rumah duka Jl Bambu Apus no 76, Sasak Tinggi, Ciputat.

Didi Petet adalah seorang pemeran Indonesia, yang telah membintangi banyak film dan teater, memerankan berbagai tokoh mulai dari Emon dalam Catatan si Boy, Kabayan dalam Si Kabayan Saba Kota, sampai Suwito dalam Pasir Berbisik.

Ketika dunia sinetron merebak seiring dengan tumbuh maraknya stasiun televisi di tanah air, Didi pun terjun ke sana. Film iklan tak ketinggalan dirambahnya pula. Bahkan ia kemudian mendirikan sebuah production house. Di samping itu, ia aktif pula dalam sejumlah pementasan teater, seminar tentang seni peran dan tentu saja mengajar di IKJ.

Prestasi yang diraih Didi Petet sebagai Aktor Pembantu Terbaik, Piala Citra FFI 1988 (Cinta Anak Jaman), Aktor Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 1988 (Catatan si Boy), Aktor Terpuji FFB 1989 (Gema Kampus 66), Aktor Terpuji FFB 1994 (Si Kabayan Cari Jodoh), Lifetime Achievement MTV Indonesia Movie Award 2004.

Juga, Nominasi Piala Citra 1990, Aktor Utama (Joe Turun Ke Desa), Nominasi Piala Citra 1991, Aktor Utama (Boneka dari Indiana), Nominasi Piala Citra 2004, Aktor Pembantu (Pasir Berbisik), Nominasi Indonesian Movie Award 2010, Aktor Utama (Jermal), Nominasi Piala Vidia 2011, Aktor Pembantu (Bakpao Pingping), Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2013.

Filmografi yang diperankan pertama kali yakni “Semua Karena Ginah” (1985) dan terakhir “Guru Bangsa: Tjokroaminoto” (2015) Sedakan dalam peran Sinetron yang perta,a kali Kabayan dan terakhir Preman Pensiun (2015). Selamat jalan Cak Didi Petet. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.