Dicabut, Izin Usaha Dua Maskapai Nasional

0
525

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Regulator penerbangan akan mencabut Surat Izin Usaha Angkutan Udara (SIUAU) milik dua maskapai penerbangan, yakni Air Maleo dan Pura Baruna Wisata. Kedua maskapai tersebut tidak bisa memenuhi amanat dari Pasal 118 Butir 22 UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, maskapai penerbangan berjadwal harus mempunyai lima pesawat berstatus milik dan lima pesawat dikuasai.

“Tidak ada progres, dengan segala kerendahan hati terpaksa kita cabut, sekarang ini belum dicabut, nanti diumumkan,” kata Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan Muzaffar Ismail.

Kementerian Perhubungan, telah memberikan waktu tambahan selama satu bulan hingga 31 Juli, bagi maskapai untuk memenuhi syarat tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 97/2015. “Kami sudah kasih kesempatan satu bulan lewat PM 97 untuk melengkapi ketentuan di atas. Bila butir yang dimaksudkan tidak dilaksanakan sampai tanggal itu, izin operasinya dicabut,” katanya.

Muzaffar juga mengatakan menyisir seluruh maskapai, untuk memastikan komitmen mereka memenuhi peraturan tersebut. Tidak tertutup kemungkinan jumlahnya bertambah karena progresnya dinilai tidak terlalu baik.n “Kalau tidak cukup komitmen dari mereka sampai 31 Juli, apa yang diharuskan lagi, dicabut kalau mau mengajukan kembali baru diizinkan,” katanya seperti diunduh laman Sinarharapan.co, Rabu (05/08/2015).

Ia mengatakan, sebelumnya sertifikat operator penerbangan (AOC) kedua maskapai tersebut telah dibekukan (suspend) karena tidak memenuhi standar kepemilikan. AOC 121 yaitu Air Maleo karena merupakan maskapai yang melayani angkutan kargo. AOC 135 Pura Baruna Wisata sebagai maskapai penerbangan tidak berjadwal yang melayani angkutan penumpang. (*)

LEAVE A REPLY