Desa Wisata Kalisalak, Buah Gotong Royong Warga Banyumas

0
320
Liburan wisata di Desa Wisata Kalisalak Banyumas

BANYUMAS, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Desa Kalisalak dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Kalisalak baru saja meluncurkan Desa Wisata Kalisalak di Kecamatan Kebasen, Banyumas. Destinasi wisata ini mengandalkan konsep wisata religi, budaya dan serta alam.

Ketua Pokdarwis Pesona Kalisalak, Sochimin mengatakan, pemetaan potensi wisata di Desa Kalisalak rampung digarap sejak akhir tahun 2016. Uniknya, seluruh persiapan daya tarik desa wisata ini dilakukan secara mandiri.

“Kami merintis desa ini sejak tahun 2016 secara mandiri. Masyarakat melakukan penataan di sejumlah daya tarik wisata yang dinilai potensial mendatangkan wisatawan,” kata dia, di Desa Wisata Kalisalak, Kebasen, Jumat (30/06/2017).

Menurut Sochimin, sejumlah potensi yang ada di desa ini sebenarnya kerap dikunjungi oleh wisatawan dari Banyumas, Cilacap dan sekitarnya. Pada hari libur dan momentum adat tertentu, pengunjung mencapai ribuan orang.

Potensi wisata religi yang ditonjolkan antara lain wisata religi Karangbanar atau Makam Syeh Sonhaji, situs Watu Bengkah dan Watu Kemureb. Untuk wisata alamnya terdapat Telaga Anteng, Curug Song, hutan wisata, susur sungai, Bukit Mbulu, berkembah dan Curug Dipacandra.

Sedangkan untuk wisata budaya, setiap tahun pada tanggal 12 bulan Maulud, masyarakat adat setempat menggelar penyucian pusaka peninggalan Amangkurat I di Langgar Jimat Kalisalak. Acara ini selalu menyedot perhatian pengunjung dari berbagai daerah.

“Air dari Telaga Anteng atau Teleng yang mengandung belerang sudah dikenal masyarakat untuk pengobatan penyakit kulit. Tempat ini sudah ditata dan dilengkapi dengan gasebo untuk tempat berteduh sembari menikmati pemandangan,” ujarnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein meminta kepada anggota komunitas Republik Ngapak dan perantau asli Kalisalak untuk mempromosikan desanya saat kembali ke tempat bekerja. Harapannya promosi melalui mulut ke mulut efektif untuk mendatangkan wisatawan.

“Saya minta kalau kembali ke perantauan ajak teman kerjanya untuk ke sini. Dipromosikan keindahan desanya. Juga lewat media sosial, itu cara yang tepat untuk mendatangkan wisatawan,” ujarnya. (*/MDK)

LEAVE A REPLY