Dermaga Pulau Berhala Ambruk, 9 Wisatawan Hilang

0
1358
Dermaga Pulau Berhala (foto: gifarigraphy.blogspot.com)

JAMBI, test.test.bisniswisata.co.id: Ingin menikmati suasana liburan Lebaran, malah mendapat petaka. Nasib malang itu dialami 20 wisatawan dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi, yang berkunjung ke Pulau Berhala pada H + 1 Lebaran, Kamis (7/7) malam.

Saat bersenang-senang, malah dermaga Pulau Berhala ambruk. Mereka pun tercebur ke laut. Akibatnya, sembilan orang wisatawan lokal dinyatakan hilang dan hingga Jumat (8/7) masih dicari. Dan 11 orang wisatawan menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepi pantai tempat wisata di Kabupatan Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Seorang wisatawan di Pulau Berhala yang enggan ditulis namanya Jumat (8/7) menjelaskan, terceburnya 20 orang rombongan wisatawan di Pulau Berhala terjadi ketika para wisatawan lokal tersebut tiba di dermaga Pulau Berhala yang menjorok panjang arah ke laut. Ketika berada di pertengahan dermaga menuju pantai, tiba tiba dermaga yang mereka lalui ambruk.

Para wisatawan tercebur ke laut. Sebanyak 11 orang wisatawan berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi pantai pantai. Namun sembilan orang lainnya hilang, termasuk seorang bayi usia enam bulan. Kemungkinan mereka terseret ombak yang cukup tinggi.

Menurutnya ambruknya dermaga Pulau Berhala disebabkan tiang dan lantai dermaga dari kayu sudah lapuk. Dermaga tidak mampu menahan beban yang terlalu berat. Pihak pengelola wisata Pulau Berhala diduga tidak memeriksa kondisi dermaga yang sudah termakan usia tersebut.

Selain itu ketika peristiwa terjadi, pengelola wisata Pulau Berhala tidak ada yang bersiaga di lokasi dermaga.Juga tidak ada tim penyelamat pantai apalagi Tim SAR tak ada yang bertugas jaga, mungkin mereka tengah sibuk menikmati suasana Lebaran bersama keluarga.

Setelah kejadian, baru mereka turun lapangan. Puluhan anggota kepolisian resor (Polres) Tanjabtim, Jambi, dan Tim Search and Rescue (SAR) sejak Kamis malam hingga, Jumat (8/7) sudah dikerahkan melakukan pencarian terhadap wisatawan yang hilang di Pulau Berhala.

Kapolres Tanjabtim, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pramono di Muarasabak, Tanjabtim menjelaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait hilangnya wisatawan di Pulau Berhala.

“Puluhan anggota Polres Tanjabtim masih dikerahkan melakukan pencarian tehadap wisatawan yang hilang,” papar kapolres seperti dilansir laman Suarapembaruan.com.

Peristiwa memilukan ini merupakan kejadian pertama yang terjadi destinasi wisata bahari Pulau Berhala yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan regional, nasional hingga internasional. Di Pulau dengan pemandangan alami, bebatuan di pantai juga kerap dipakai untuk wisata diving, snorkeling, fishing.(*/SPO)

LEAVE A REPLY