Daya Beli Menurun, Wisata Ke Berbagai Daerah Jadi Pilihan

0
697

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Daya beli paket wisata ke luar negri menurun, wisatawan nusantara memilih berwisata ke berbagai daerah di tanah air sehingga berbagai obyek wisata dipadati pengunjung, kata Ristiaty Fairid, Managing Director, PT Annisa Tours & Travel, Banjarmasin, hari ini.

“Kalau wisatawan asal Banjarmasin pada Natal dan Tahu Baru 2016 ini lebih memilih berwisata ke Bandung karena ada penerbangan langsung dan juga ke Malang, Jawa Timur meski harus lewat Surabaya, di samping berwisata ke Bali dan Yogjakarta yang masih menjadi tujuan favorit,” ungkapnya.

Menurut Ristiaty, daya beli untuk paket tour ke luar negri seperti Seoul, Korea, Singapura dan Thailand yang tahun lalu banyak digemari warga Banjarmasin menurun padahal tahun lalu diminati untuk paket rombongan sekitar 10-20 orang. Namun pihaknya masih mendapatkan peminat paket wisata terutama ke Singapura dan Thailand untuk free individual traveler ( FIT).

Ristiaty yang juga pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah ( BPPD) Kalimantan Selatan ini mengatakan kerjasama antar BPPD memang sangat dibutuhkan untuk menggandeng kalangan industri wisata mengemas paket-paket wisata bersama sehingga pergerakan wisatawan nusantara akan terus meningkat.

“Hasil roadshow BPPD Kalsel dengan BPPD Jawa Barat, awal Desember tahun lalu kami akan memanfaatkan penerbangan langsung Bandung-Banjarmasin sehingga diharapkan tahun ini makin banyak warga Bandung yang berwisata ke Banjarmasin memanfaatkan libur akhir pekan atau libur sekolah mendatang,” ungkapnya.

Minat masyarakat untuk berwisata memang terus meningkat bahkan di hari pertama tahun 2016 ini obyek-obyek wisata di Jakarta, Bandung dan kota-kota besar lainnya di penuhi dengan wisatawan nusantara. Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah dan Taman Margasatwa, Ragunan, Jakarta hari ini dipenuhi ribuan wisman.

Kemacetan di lalu lintas dan kesabaran bagi masyarakat yang ingin berlibur ke kawasan Bogor, Puncak dan tempat-tempat menarik lainnya juga teruji dengan kondisi jalan yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan akibat jalan tol yang macet maupun jalan alternative lainnya.

Ina Bandarsyah yang sejak 29 Desember 2015 berlibur bersama putri tunggalnya Annisa serta teman-teman komunitasnya mengatakan berwisata di dalam negri selain lebih seru juga harganya terjangkau karena harga yang berlaku dalam rupiah bukan mata uang negara asing kalau berlibur ke luar negri.

“Kami berwisata seputar Jogyakarta tapi ternyata banyak sekali yang bisa dilihat dan kulinernya juga mantap. Jogyakarta bukan hanya Maliboro dan Keraton Jogjakarta. Rombongan kami sudah mengunjungi Kalibiru tempat wisata outbound di Desa Wisata Kalibiru,”

Desa wisata ini terletak di Hargowilis kabupaten Kulonprogo, DIY, di atas ketinggian 450 Mdpl dikawasan perbukitan Menoreh. Jadi pemandangan pegunungannya indah sekali apalagi lokasinya di atas Waduk Sremo sehingga kita bisa memangdang keindahan waduk itu pula.

Beragam aktivitas bisa dinikmati seperti outbond, berwisata pedesaan, wisata budaya, wisata pendidikan, wisata keluarga, dan treking. Saat menuju bagian atas gardu pandang, dijamin takjub menikmati pemandangan alam yang sangat memukau karena bisa melihat garis pantai dan pemandangan waduk Sremo tadi.

“Kita juga sudah mengunjungi pantai-pantai di Gunung Kidul, DIY, seperti Pantai Indrayanti, Pantai Sundak, Pantai Pok Tunggal yang indah. Sayang kebersihan dan ketertiban pengunjung masih sangat kurang, berbeda dengan saat berwisata pantai di luar negri yang pengunjungnya sangat menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan,” ujar Ina Bandarsyah.

Ina Bandarsyah dan Annisa, berwisata di DIY banyak ragam dan pesonanya.
Ina Bandarsyah dan Annisa, berwisata di DIY banyak ragam dan pesonanya.

Ibu satu anak ini juga puas bisa memperkenalkan kuliner khas Indonesia di hari pertama yaitu di atas bukit dengan pemandangannya Gunung Merapi dan Candi Prambanan. Dia juga sudah membawa sang putrid tunggal menikmati gudeg Yu Jum, oseng mercon dan puas makan duren bersama di Kali Bawang.

Dia juga menikmati naik becak di malam hari, belanja di sepanjang Malioboro, wisata jeep Merapi, melihat museum Merap hingga wisata tirta ke Ponggok Umbul , sebuah kolam alami yang dikembangkan menjadi wisata tirta yang cukup terkenal di Klaten.

Aneka ikan warna-warni yang hidup di Umbul Ponggok dan dasar kolam yang indah menjadikannya sebagai lokasi favorit snorkeling. Tak hanya itu, Umbul Ponggok juga sering menjadi tempat latihan menyelam (diving).

Ina dan rombongannya baru akan kembali ke Jakarta, mengakhiri liburannya pada Minggu, 3 Januari 2016. Dia berharap masalah kemacetan dan ketidaknyaman dalam berwisata sudah diantisipasi berbagai pihak terkait sehingga setelah liburan akhir tahun pihaknya dapat bekerja dan memulai aktivitas rutin dengan semangat baru. (hildasabri@yahoo.com)

LEAVE A REPLY