Curug Jenggala, Destinasi Wisata Selfie Lagi Nge-hits

0
965
Curug Jenggela Banyumas (Foto: .kompasiana.com)

BANYUMAS, bisniswisata.co.id: Baturaden, destinasi wisata alam ini sudah ngetrend di kalangan traveller. Kunjungan wisatawan lokal, nasional hingga internasional grafiknya terus meningkat. Obyek wisata di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) sebenarnya bukan hanya Baturaden. Namun masih ada yang tak kalah menariknya: Curug Jenggela.

Destinasi wisata alam ini, seperti dilansir laman piknikasik.com, memang belum sepopuler Baturaden. Bahkan, surga tersembunyi ini jarang di eksplorasi para traveller. Curug jenggala, obyek wisata air terjun di kawasan Baturaden kini mulai menjadi wisata hits bagi para remaja di kota banyumas lantaran viral di beberapa social media seperti facebook , instagram dan twitter.

Semula, Curug Jenggala diberi nama Curug Tempuan. Diberi nama seperti itu, karena merupakan hasil pertemuan beberapa sungai. Dianggap namanya tak menjual sehingga diganti Curug Jenggala. Bahkan akses menuju Curug dibenahi juga penambahan beberapa fasilitas umum agar wisatawan yang berkunjungi merasa aman, nyaman dan tak mengecewakan.

Curug Jenggala di Dusun kalipagu, desa Ketenger Kecamatan Baturaden, berada dilahan milik Perhutani KPH Banyumas Timur. Lokasi wisata alam ini, tak terlalu sulit untuk diakses. Jika traveller berwisata ke Baturaden. Nah, curug jenggala berada di wilayah Baturaden. Traveller bisa bertanya rute menuju Curug Jenggala.

Rutenya, dari kota Purwokerto menuju Kalipagu lantas menuju kompleks wisata Baturaden. Perjalanan dilanjutkan menuju arah Curug Bayan atau Curug Gede-gede.

Di sisi homestay yang tak jauh dari Curug Bayan, terdapat satu jalan agak menanjak menuju ke arah Kalipagu. Para traveller akan melewati sebuah portal yang disulap menjadi semacam portal retribusi wisata. Setiap pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000 per orang.

Setelah menitipkan kendaraan di rumah-rumah warga, Traveller harus tracking lagi melewati jalur menuju Curug Jenggala sekitar 30 menit perjalanan kaki. Jalur ini sendiri masih berupa tanah liat, disarankan hati-hati karena jalan akan sangat licin ketika habis hujan.

Walaupun perjalanan hanya sekitar 30 menit atau sekitar 400-500 meter dengan tracking sedang. Namun, pengunjung disarankan membawa bekal makan dan minum, Karena jumlah pedagang masih sangat terbatas.

Karena kawasan wisata air terjun ini masih baru dan masih dalam proses pengembangan, beberapa fasilitas utama telah tersedia dengan kondisi yang minimalis, seperti toilet dan tempat ganti baju, sudah tersedia akan tetapi harus antri ketika musim liburan

Nah yang paling ngehits dari curug jenggala adalah sebuah deck kayu berbentuk hati yang berada di pas depan air terjun. Lokasi dek kayu tu sangat cocok untuk spot penggambilan foto atau untuk selfie. Sehingga Sangat cocok mengabadikan momen, bagi kalian para kawula muda yang akan/sudah memiliki pasangan di Curug Jenggala

Selain itu, Curug jenggala masih memiliki pemandangan yang alami, dengan pohon-pohon yang masih rindang Yang menambah suasana romantis di sekitar curug jenggala. Curug jenggala sendiri ada 3 air terjun yang berjejer melebar.

Di kawasan ini, memang banyak sekali curug diantaranya, seperti curug penganten, curug bayan, curug gedhe dan yang paling terbaru saat ini adalah Curug Jenggala. Tertarik? (*/PA)

LEAVE A REPLY