CSR PLN Terangi Desa Wisata Terong

0
189
Desa Wisata Terong

TANJUNGPANDAN BELITUNG, Bisniswisata.co.id: Program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Bangka Belitung (Babel), boleh diacungi jempol. Mengingat, pemerintah menggenjot sektor pariwisata unggulan, diantipasi PLN dengan ikut mengembangkan Desa Wisata Kreatif Terong, Sijuk, Belitung melalui penerangan listrik.

Desa wisata terong menawarkan kawasan wisata yang tak kalah menarik. Pengunjung dapat menikmati paket wisata berupa menanam sekligus panen sayur sawi, memetik cabe, makan bedulang, outbond, dan camping.

Makan bedulang merupakan tradisi makan khas Belitung, dimana satu dulang terdiri atas nasi, satu ekor ikan bakar, satu potong ikan sayur (lebih dikenal dengan gangan), cuki goreng, sambal serai, daun singkong dan sayur genjer. Satu dulang cukup untuk dimakan bersama empat orang melingkar. Juga pengunjung atau wisatawan dapat menikmati pengalaman menganyam dan melukis caping.

Awalnya lokasi yang dijadikan sebagai tempat wisata ini merupakan lubang bekas tambang timah. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir warga desa bersama dengan para pemuda kompak menimbun lubang tersebut kemudian mengolahya menjadi kawasan wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Pengelola seluruhnya adalah anggota dan komunitas desa terong dengan melibatkan perangkat desa, pemuda, ibu-ibu dan bapak-bapak. Itu semua merupakan bentuk dukungan nyata PLN dalam pengembangan pariwisata di pulau Belitung.

“Saat ini kondisi kelistrikan di pulau Belitung sudah surplus, PLN mendukung pariwisata Belitung baik melalui kesiapan listrik maupun program-program CSR” ujar General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Susiana Mutia, Kamis (14/12/2017).

Dalam melaksanakan program CSR, seperti dilansir laman Republika.co.id, PLN senantiasa menggandeng segenap stakeholder terkait antara lain perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, ketua Destination Management Organization (DMO), dan para kepala desa serta tokoh masyarakat.

Untuk mendorong pertumbuhan pariwisata, saat ini Belitung memiliki kawasan ekonomi khusus (KEK) di Tanjung Kelayang dan kawasan tata kelola destinasi wisata yang ada di Kecamatan Sijuk dan Tanjungpandan.

Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Bangka Belitung Agus Yuswanta menambahkan, adanya bantuan CSR PLN ini diharapkan mampu menyiapkan -komunitas dan desa-desa yang ada menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi. Sehingga nantinya dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat.

Di lain sisi, pengembangan dan pembinaan desa wisata tersebut diiringi dengan konsep pembentukan kawasan desa wisata green energi. “Di mana pada desa-desa binaan tersebut didorong untuk menjadi desa tertib listrik dan menggunakan peralatan listrik modern seperti kompor listrik dan perahu motor listrik,” ujar Agus.

Memang sejak film Laskar Pelangi yang mengambil lokasi syuting di Belitung ‘meledak’ di pasaran. Wisatawan jadi makin banyak yang datang. Sementara Penambang dan nelayan pelan-pelan mulai menggeser mata pencaharian utamanya menjadi pemandu wisata.

“60% wisman itu masuk ke Indonesia karena alasan kultural, sisanya 35% nature dan 5% man made. Dan Masyarakat pasti happy, karena mereka langsung mendapatkan benefit dari services pariwisata. Seeing is believing!” ungkapnya.

Faktanya, Belitung mampu menyuguhkan apa yang wisatawan butuhkan. Mulai dari wisata pantai dan pulau, laut, hutan, sungai, hingga kuliner, bahkan ditunjang desa wisata yang memadai.

Selain itu, Belitung memberikan kesempatan bagi para wisatawan untuk membuka komunikasi dan interaksi seluas-luasnya dengan ragam budaya dan orang-orang di dalamnya. Kreasi kreatif empat komunitas di Desa Wisata Terong, Sijuk, membuktikan itu.

Empat destinasi unggulan, jadi bisa disaksikan di Pesona Wisata Mangrove, Pesona Wisata View Bukit Tebalu dan Pesona Agrowisata.
Kelompok Bukit Tebalu Simpor Laki menghasilkan produk wisata alam perbukitan, hiking dan bumi perkemahan. Panorama alamnya Sangat keren. Ada empat bukit dengan jejeran batu granit yang bisa dinikmati.

Yang kedua, Kelompok Air Rusa Berehun. Komunitas ini sukses mengkreasikan lahan bekas tambang timah dengan produk kuliner lokal. Yang ketiga, kelompok tani agrowisata perkebunan sayur dengan produk wisata edukatif untuk pelajar. Dan keempat, kelompok pemuda pecinta alam yang memanfaatkan hutan mangrove dan pantai yang landai dan sangat luas untuk dijadikan desa wisata yang layak jual.

“Paket wisata unik lain yang ditawarkan adalah nyungkor, nyumek, ngeremis, mincing bejaor, nyulo, mukat dan belajar nganyam. Desa Wisata di Kabupaten Belitung juga telah siap memasarkan homestyanya melalui digital. Ada sekitar 40 homestay yang telah siap jual. Ini hasil yang membanggakan karena DMO masuk ke Belitung baru 1,5 tahun,” terangnya.

Bupati Belitung, Sahani Saleh optimistis mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan pasca tambang. “Alhamdulillah sekarang beberapa desa sudah memiliki destinasi. Saya berharap pengembangan pariwisata ini menjadi lebih kreatif lagi. Yang jelas, soal akomodasi di Desa Wisata Terong juga siap dengan model Guest House,” ungkap Bupati.

Setelah Desa Wisata Kreatif Terong, juga dilakukan ground breaking Desa Wisata Keciput, Kecamatan Sijuk di Pendopo Tanjung Kelayang. Potensinya tak kalah dengan Desa Wisata Kreatif Terong. Di Desa Wisata Keciput, Anda dapat berenang di pantai yang terletak di Tanjung Kelayang dan menyeberang ke pulau-pulau kecil yang terletak sekitar 20 menit dengan menggunakan perahu nelayan.

Mau berenang, snorkeling, dan mengunjungi bangunan ikonik dari jaman pemerintahan Belanda di Pulau Lengkuas juga bisa dilakoni di sana.Selain itu, Anda juga dapat berfoto dan melihat secara langsung bintang laut berukuran besar yang terletak di Pulau Pasir.

Anda dapat pula melihat konservasi penyu yang terletak di Pulau Kepayang. Jaraknya hanya 3 KM dari Keciput. Di sini Anda juga dapat berkunjung ke pantai Tanjung Tinggi, yang juga merupakan lokasi syuting film Laskar Pelangi.

Yang suka kuliner, silahkan geser 7 KM ke Jimbaran. Ini adalah restoran yang menyajikan berbagai menu menarik khas Belitung dan western food. Terdapat pula beanie sofa yang terletak di bibir pantai, sangat cocok untuk menemani anda melihat sunset di pantai. Segala jenis seafood atau hidangan laut tersedia di Keciput seperti cumi, udang, ikan, kerang, kepiting, dan sebagainya. (NDIK)

LEAVE A REPLY