Chef Jamie Foy Tertarik Buka Restoran di Bali

0
285
Chef asal Inggris, Jamie Foy

TANGERANG, test.test.bisniswisata.co.id: Maraknya wisatawan mancanegara yang menyerbu Bali untuk berwisata, menarik perhatian Chef asal Inggris, Jamie Foy. Ketertarikan itu diwujudkan dengan membuka restoran di Bali. Juga dipilih membuka resto di Bali sekaligus menyalurkan hobinya diving.

“Setiap akhir pekan sya selalu terbang dari Hong Kong ke Bali untuk diving. Lokasinya bagus, indah, nyaman dan aman. Itu yang aku suka dengan suasana di Bali. Nah soal membuka restoran di Bali memang sangat prospek karena banyak wisatawang asing ke Bali. Ini peluang bagus, ” papar Jamie saat menggelar lomba masak bagi wartawan yang meliput peluncuran Weber – alat pemanggang termodern di Tangerang, Rabu kemarin.

Chef muda yang gandeng dan suka melucu, mengaku saat ini usianya sudah kepala tiga terpatnya 32 tahun, dan sudah mulai merencanakan masa depannya. “Salah satu tujuan hidup saya, ketika saya sudah berumur 40 tahun, saya akan pensiun dan pindah ke Bali, dan membuka charcoal restaurant di sana,” ungkap Chef asal Inggris.

Masakan dengan cara memanggang adalah pilihan yang tepat untuk membuka restoran di Bali. Memang tiap chef punya trik masing-masing dalam meramu masakan, dari pemilihan bahan baku, sampai teknik dan peralatan masak. “Saya sangat tertarik dengan teknik masak serba panggang. Karena praktis, mudah dan enjpoy aja,” lontarnya.

Jamie mengaku tak pernah menyadari bahwa dirinya bisa memasak. Lantaran kerap selalu mencoba hal baru dalam membuat makanan, akhirnya membawa dia untuk mulai gemar memasak. “Saya sempat masuk ke sekolah memasak di umur 16 tahun,” ujar Jamie yang kini menjadi Grill Specialist dan Acadmey Development Manager di Weber Asia.

Kemudian Jamie tinggal di Swedia selama satu setengah tahun untuk bekerja di beberapa restoran. Tahun 2010, Jamie bergabung dengan Weber, perusahaan peranti barbeque ternama di dunia. Keahliannya memanggang bahan makanan pun diasah melalui Grill Academy. “Kami diberikan banyak pengalaman oleh Weber. Kami memasak dengan bahan-bahan yang tidak pernah terbayangkan, buah, nanas, semua yang tidak pernah dimasak sebelumnya.” paparnya.

Pria yang mengidolakan koki ternama, Tom Kerridge ini menambahkan, “Kami juga diajarkan cara menggunakan alat dengan benar, bagaimana membersihkan dan
mengoperasikannya.” tambahnya.

Ketekunannya dalam belajar memanggang bahan makanan ini rupanya membuahkan banyak prestasi. Pada 2014, ia memenangkan penghargaan Young Rising Star dari British Cookery dan berhasil mengalahkan 400 kompetitor lain. Penyuka olahraga sepak bola, golf, dan selam, ini juga beroleh penghargaan emas Top Experience diajang South Tourism Award.

Bahkan, bersama dengan Grill Academy, Jamie mulai membuka sekolah memasak pertama di Inggris. Setahun berjalan, kini sekolah memasak tersebut sudah memiliki 18 waralaba.

Jamie, yang saat ini tinggal di Hong Kong, berpesan pada seluruh koki muda yang mau memulai karier, “Jadilah diri Anda sendiri dan tak perlu mengikuti orang lain. Masak lah apa yang Anda suka, yang menurut Anda cocok dengan diri Anda,” sarannya. (endy).

LEAVE A REPLY