Bukit Cinta, Menggoda Wisatawan untuk Mengadu Cinta

0
167
Bukit Cinta Klaten (Foto: Kangenwisata)

KLATEN, bisniswisata.co.id: Hilang sudah capai menaiki jalan terjal sejauh sekitar 500 meter dari dasar hingga puncak bukit. Kaki pegal-pegal dan tenggorokan kering terbayar dengan hembusan angin sepoi-sepoi sembari menikmati lanskap kota yang terlihat membiru dari ketinggian.

Ari Wibowo (30), harus berhenti beberapa kali menemani istrinya, Erlina Handayani (22), yang kelelahan berjalan mendaki. Di gazebo kecil sepanjang jalan mereka duduk-duduk, bercengkerama, sesekali berfoto di lorong dari bambu diselimuti lebatnya pohon markisa. “Capai sih. Tapi sampai sini semua terbayar. Rasanya lega,” kata Erlina, sampai puncak Bukit yang dibuka tahun lalu itu.

Pengantin muda ini, lantas menjajal beberapa objek foto bertema cinta, seperti gardu pandang cinta, sarang cinta, panah cinta, dan lainnya. Perempuan warga Dukuh Krenekan, Desa Krenekan, Ceper itu merasakan perubahan drastis pemandangan Bukit Cinta dibanding kali pertama dibuka. Kesan gersang dan tandus sirna seiring penambahan sejumlah dekorasi seperti gazebo, koridor dari pohon markisa, jembatan cinta, dan lainnya.

Selain itu, ada pula deretan warung-warung menjajakan minuman dingin, sedangkan sisanya terlihat tutup. “Beda banget dibanding dulu. Saya lebih suka yang sekarang,” sahut Erlina. “Tapi memang pemandangan dari sini bagus ya. Anginnya juga asyik banget,” sahut Ari yang mengaku kali pertama ke Bukit Cinta.

Ari sengaja ke Bukit Cinta bersama istrinya untuk jalan-jalan sembari menunggu buka puasa alias ngabuburit. Hal serupa juga dilakukan pasangan suami istri (pasutri) lain, Subagyo “Lentho”, 34, dan Marlani, 23. Naik ke Bukit Cinta sore itu adalah pengalaman pertama bagi pasangan asal Desa Manjung, Kecamatan Ngawen.

“Capai sekali. Tapi begitu sampai di atas, semuanya mendadak hilang he-he-he,” ujar Ucik, semringah. “Coba cedhak [rumah]. Kowe tak jak mrene ben dina sekalian nggo diet Coba dekat rumah. Kamu saya ajak ke sini tiap hari sekalian diet,” seloroh Subagyo kepada istrinya seperti dilansir laman Solopos, Senin (28/05/2018).

Hanya satu tujuan Subagyo dan Ucik datang ke bukit milik Perhutani, menikmati lanskap kota dari ketinggian. Pemandangan itu tak ia dapatkan di lokasi lain di Klaten. Hal itu masih ditambah dengan aneka dekorasi yang membikin suasana terlihat lebih romantis.

Bahkan, keduanya terlihat asyik berlama-lama berfoto di sarang cinta, sebuah dekorasi menyerupai sangkar burung dengan satu penyangga yang didesain mirip batang pohon. keduanya terlihat ber-wefie dengan latar matahari sore. “Habis ini saya mau turun. Mau mencoba terapi ikan di bawah,” tutur dia, lalu menggandeng istrinya menuruni bukit.

Lokasi wisata Bukit Cinta berada di dataran tinggi dengan jarak 19 kilometer dari pusat Klaten, Jawa Tengah, tepatnya di desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat. Tak hanya warga Klaten saja yang kunjungi tempat wisata ini, namun beberapa pengunjung mengaku berasal dari luar kota.

Di kawasan wisata alam ini, tersedia beberapa spot menarik yang dijadikan para wisatawan bergaya di depan kamera. Sebelum pengunjung naik menuju Bukit Cinta, pepohonan rindang telah sambut kedatangan wisatawan dengan sejuknya udara.

Meski harus berjalan menanjak sekitar 500 meter, para pengunjung mengaku tak merasa setelah melihat pemandangan indah dari atas bukit. Ada banyak spot di destinasi alam ini. Ada Gardu Pandang Cinta, Sayap-sayap Cinta, Jembatan Cinta, Sarang Cinta, Gembok Cinta, Panah Asmara Cinta serta beberapa spot foto lain diserbu oleh para pengunjung.

Menariknya, semua spot foto yang tersedia di Bukit Cinta dibubuhi dengan kata cinta, sesuai dengan namanya yaitu Bukit Cinta. Di Bukit Cinta ini, wisatawan bisa mengadu cinta kepada keluarga, pasangan, kekasih mungkin juga orang tua yang sekali-kali diajak untuk berwisata.

Pengunjung tak perlu merasa khawatir apabila kehausan atau merasa lapar, sebab sejumlah pedagang makanan dan minuman telah berjajar siap melayani para pengunjung Bukit Cinta di sepanjang perjalanan ke atas bukit. (NDY)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.