Bukan Halangan, Berwisata dalam Keadaan Hamil

0
738

JAKARTA, BISNISWISATA.CO.ID: Berwisata memang sangat didambakan banyak orang, termasuk wanita tengah hamil. Siapa yang tak tergoda berjalan-jalan menikmati panorama di daerah baru, melepaskan penat, kecapekan karena rutinitas aktivitas sekalipun dalam masa kehamilan.

Memang sebagian besar wanita hamil takut melancong. Dengan sederet alasan, termasuk kesehatan menjadi hal utama yang dipertimbangkan, juga kondisi kandungan pada setiap wanita berbeda. Namun demikian, sebagian wanita ada yang tetap nekat untuk berwisata, ketika perutnya sudah mulai membesar dan dianggap bukan halangan serius.

Bagi wanita hamil, untuk bisa melakukan liburan diperlukan pengamanan ekstra. Mengingat yang ia jaga bukanlah hanya dirinya sendiri. Melainkan juga bayi yang bersemayam di perutnya.

Meski demikian, bukan berarti wanita hamil hanya bisa berdiam diri di rumah. Mereka pun bisa melakukan liburan dengan tetap menjaga kehamilan. Seperti dilansir Huffington Post, beberapa cara ini bisa membantu menjaga wanita hamil dan bayinya saat akan melakukan perjalanan liburan. Ada tips berlibur saat Hamil:

01. Mengatur Waktu Perjalanan

Bagi wanita di bulan awal kehamilan, mungkin akan merasakan mual, badan lemas dan cepat lelah. Karena itu, pilihlah waktu terbaik untuk melakukan liburan pada masa kehamilan trimester kedua. Pada saat itu gejala “morning sickness” atau mual pada masa awal kehamilan mungkin telah sedikit reda.

Sebelum berangkat perjalanan, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu kondisi kehamilan pada dokter untuk mencegah gangguan pada kehamilan selama perjalanan. Lalu, jika berencana menggunakan transportasi pesawat terbang, laporkan pada maskapai bersangkutan tentang kehamilan Anda pada saat memesan tiket.


02. Pilih Tujuan

Saat menentukan tujuan liburan, pilih yang tak terlalu jauh dari rumah atau bisa juga memilih yang dekat dengan tempat kesehatan seperti rumah sakit.

Pertimbangkan pula kegiatan yang akan Anda lakukan saat berada di tempat berlibur. Jangan melakukan hal-hal berat yang kemudian dapat membahayakan Anda dan bayi. Melakukan yoga di pantai sepertinya bisa menjadi pilihan. Anda bisa merileksasikan pikiran dan tubuh Anda bermandi cahaya matahari pantai dengan ditemani suara debur ombak.

03. Bawa Catatan Medis Kehamilan

Meski tujuan liburan terbilang dekat, ada baiknya untuk membawa catatan medis riwayat kehamilan. Sekadar berjaga-jaga, jika kondisi tak baik, paramedis yang berada di dekat tempat Anda berlibur bisa memahami keadaan kehamilan. Bisa juga jika Anda memiliki asuransi kesehatan, sertakan pula berkas tersebut bersama catatan medis.

04. Pilih Transportasi Mobil

Menggunakan pesawat terbang atau kapal laut mungkin lebih cepat sampai terutama jika tujuan liburan cukup jauh. Tapi ada baiknya mempertimbangkan untuk bepergian dengan menggunakan mobil.

Jika terjadi gangguan pada kehamilan Anda selama dalam perjalanan, dapat langsung membelokkan arah ke rumah sakit. Dengan menggunakan mobil, Anda pun bisa sesekali istirahat di tempat umum untuk sekadar meregangkan badan.

05. Bawa Makanan & Minuman

Orang yang sedang hamil berbeda dengan mereka yang tidak dalam hal konsumsi makanan. Mereka yang hamil lebih mudah dehidrasi ketimbang yang belum hamil. Maka dari itu, Anda harus membawa air putih dan makanan sebagai bekal utama selama perjalanan. Pilihlah makanan ringan yang sehat dan Anda siapkan sendiri di rumah. Jangan memilih makanan cepat saji karena itu bisa mengganggu kesehatan Anda.

Menurut American Pregnancy Association, organisasi peduli kehamilan dan kesehatan ibu hamil, wanita hamil perlu minum 12 gelas air per hari. Maka tak ada salahnya jika Anda selalu menyimpan cadangan minuman selama di perjalanan. Untuk meringankan barang bawaan Anda, bawa saja botol minum ukuran sedang. Jika habis bisa diisi kembali dengan minuman kemasan yang banyak dijual selama perjalanan.

06. Pakaian

Gunakan pakaian yang nyaman saat berada di perjalanan. Jangan gunakan pakaian yang terlalu ketat karena bisa mengganggu perut Anda. Begitu pun dengan alas kaki. Pilih saja alas kaki lembut dengan lapisan busa agar membuat Anda nyaman saat berjalan.


07. Bawa Barang Seperlunya

Jangan terlalu berlebihan saat membawa bekal Anda selama perjalanan. Anda perlu membuat list atau daftar barang yang penting untuk dibawa. Sebagai bantuan, beberapa barang yang penting dan perlu dibawa: Vitamin prenatal, Rekomendasi dari dokter bahwa kondisi Anda baik untuk berlibur, Sepatu yang nyaman.

Juga Informasi asuransi, Jaket ringan atau selimut tipis untuk mobil, Pembersih tangan dan lotion juga Krim untuk melindungi kaki yang melepuh atau bengkak. Juga bawa make up yang minimalis.


08. Jangan stres

Ini yang terpenting, Stres tidak baik semua orang, apalagi untuk wanita yang sedang hamil. Cara terbaik untuk menghindari stres adalah merencanakan ke tempat yang tidak terduga. Selanjutnya, cobalah untuk melakukan meditasi di pagi hari sebelum Anda berangkat melawan kemacetan lalu lintas, tersesat di jalan, dan yang lainnya.

09. Bergeraklah sebanyak mungkin

Selanjutnya, Anda juga harus menggerakkan badan Anda sebisa mungkin agar aliran darah dapat berjalan lancar. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah sesekali berdiri kemudian melakukan peregangan hingga jalan-jalan. Jika Anda berwisata dengan jalan kaki, maka berhentilah setiap 2 hingga 3 jam. Jika Anda sedang di pesawat, bicarakan dengan pramugari, apakah Anda boleh berjalan di lorong untuk melancarkan sirkulasi darah Anda. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY