Bisnis UMKM Terus Bergairah Pasca Lebaran Dan Event Internasional

0
47

Libur Lebaran diisi dengan kunjungan wisatawan ke obyek wisata Omah Kecebong, Jogjakarta dan membeli batik produk UMKM

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Meningkatnya uang beredar dan banyaknya event jelang bulan puasa ( Ramadhan) dan pasca Lebaran membuat Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) terus menggeliat dan diyakini bisa berkontribusi pada Produk Domestik Bruto ( PDB) hingga 70%

Hal itu diungkapkan  Ikhsan Ingratubun, Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) mengamati aktivitas UMKM sejak jelang Ramadhan hingga pasca Lebaran dan berakhirnya libur nasional

“Cuti lebaran yang lebih panjang dari tahun lalu, serta besarnya THR dan gaji ke 13 untuk PNS, pensiunan, prajurit TNI, dan anggota Polisi yang mencapai Rp 35,7  triliun, meningkatkan jumlah uang beredar,” ungkap Ikhsan Ingratubun, kemarin.

Fenomena cuti dan mudik lebaran ini juga memiliki dampak positif untuk mendorong konsumsi rumah tangga dan peranan UMKM dalam memenuhi kebutuhan itu sangat tinggi.

“Coba perhatikan di tempat-tempat wisata bahkan setelah sholat Ied pada hari pertama, para pedagang UMKM lah yang berperan berjualan jasa, produksi oleh-oleh dan lainnya” tegasnya.

Menurutnya, pertumbuhan daya beli masyarakat yang didukung oleh meningkatnya jumlah uang beredar ini terjadi di daerah-daerah destinasi mudik dan tujuan wisata. Selain itu, juga di daerah-daerah yang dilalui oleh pemudik.

Pertumbuhan ekonomi RI yang stagnan diangka 5,5% selama ini tertolong oleh  periode jelang Ramadhan dan libur Lebaran yang mendorong konsumsi rumah tangga yang diprediksi  tumbuh 5,1-5,2 % pada kuartal II 2018.

“Ini sinyal bagi pemerintahan Presiden Jokowi, kalau mau pertumbuhan ekonomi membaik, seriuslah mengentaskan kemiskinan lewat pemberdayaan UMKM. Apalagi dari 70 % masyarakat Indonesia tergolong kelompok ekonomi menengah ke bawah,” kata Ikhsan Ingratubun.

Ketika menjelang bulan Ramadhan, kalangan UMKM terutama dibidang fashion dan kuliner sibuk dengan pesanan yang meningkat bisa hingga 500 %, saat masa libur Lebaran maka usaha kuliner dan oleh-oleh juga boom dengan membanjirnya pemudik ke berbagai daerah.

“Sekarang saat piala dunia sepak bola berlangsung di Rusia dari 14 Jun 2018 – 15 Jul 2018  maka atribut klub-klub sepak bola idaman ramai di jual,” ungkapnya.

Bisnis kuliner mulai dari tingkat warung tegal, restoran, cafe hingga hotel berbintang ramai dengan pengunjung. Bisnis dan konsumsi makanan kecil seperti snack, kacang dan minuman juga naik.

Selesai dengan acara piala dunia, disusul dengan Pilkada Serentak 2018 pada 27 Juni mendatang dimana Indonesia akan mengadakan kembali Pemilihan Umum Kepala Daerah ( Pilkada)  yang akan diselenggarakan secara serentak di 117 daerah di seluruh pelosok tanah air.

Tentu saja, jauh-jauh hari para pelaku UMKM sudah melihat peluang bisnis dan berkontribusi membuat beragam kebutuhan Pilkada baik dari partai politik maupun dari para calon peserta Pilkada.

Tepat pada 18 Agustus 2018 mendatang, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Bagi mereka yang tinggal di Jakarta dan Palembang tentu sudah tidak asing dengan berbagai persiapan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan daerah setempat untuk menyukseskan acara yang berlangsung hingga 2 September itu.

“Peranan UMKM mensukseskan persiapan, membuat sticker, menghias kota, menyediakan beragam souvenir  dari berbagai cabang olahraga juga besar,” tegasnya.

 

Selesai dengan Asian Games 2018 maka perhelaran akbar lainnya menanti  dimana sebanyak 15.000 delegasi IMF-World Bank Annual Meeting akan meramaikan Pulau Dewata, Bali Oktober 2018 mendatang.

“Acara tahunan ini, dihadiri oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari 189 negara. Tentu saja UMKM juga akan mendapat manfaat besar dari kegiatan ini selama pemerintah berpihak pada UMKM.

“Artinya pemerintah membimbing, memberdayakan, mendampingi dan bahkan memberikan modal agar bisa optimal memanfaatkan event-event besar mendatang,” harap Ikhsan Ingratubun.

LEAVE A REPLY