Bertualang & Bersantap di Gunung Everest Ditawarkan Wisatawan

0
318

TIBET, bisniswisata.co.id: Chef James Sharman menawarkan pengalaman sekali seumur hidup: bertualang mendaki Gunung Everest dan menyantap makanan buatannya sembari melihat gumpalan awan di ketinggian, per Desember 2016 mendatang.

Selama ini, puncak Everest yang berada di perbatasan negara Tibet dan Nepal menjadi incaran petualang. Namun pendakian di tengah cuaca ekstrem dianggap sudah biasa. Kini, saatnya menambahkan pengalaman baru: menyantap makanan sekelas bintang Michelin di ketinggian 5.545 meter—tertinggi di dunia.

Laman Independent mengabarkan, pesta santap malam di Everest yang digagas Sharman ini merupakan salah satu dari 20 rute pemberhentian yang dilalui tur One Star House Party. Tur ini menyambangi 20 negara dalam kurun lebih dari 20 bulan.

Setiap bulan, Sharman bersama timnya yang terdiri dari empat kawan (termasuk mantan manager Soho House dan chef Ledbury), menghabiskan tiga pekan untuk merencanakan dan membangun restoran di suatu tempat unik, lalu menyajikan makanan.

Everest merupakan tempat ke-empat yang didatangi chef berusia 25 tahun ini bersama timnya, setelah Beijing, Ho Chi Minh, dan Bangkok. Sejauh ini, Everest menjadi tempat yang paling mendebarkan untuk membuka restoran pop up.

“Selama kami berkeliling dari negara satu ke negara lain, makanan yang membuat kami jatuh hati adalah makanan yang dibuat di lingkungan unik dan menantang,” kata Sharman. Baginya, ini lah cara mengkreasikan dan mengenang makanan.

Tantangan yang dihadapi Sharman bukan hanya tersediaan bahan baku di Everest Base Camp, melainkan juga hawa ekstrem. Terbayang sulitnya memasak selagi tubuh serasa beku. Sharman berencana menyajikan menu autentik Nepal.

Sejauh ini, detailnya menunya belum diumumkan. Tapi soal turnya sendiri ditawarkan bagi petualang yang gemar makan. Mereka akan mengikuti tur selama 14 hari, pada 10-23 December 2016. Biaya untuk mendaki Everest sekitar US$1.050.

Setelah Everest, Sharman siap menyambangi tempat berikutnya, termasuk Reykjavik, Tasmania dan Buenos Aires. Pada Tahun Baru nanti, Sharman berada di India untuk berwisata di kebun teh. Tentu saja, sekaligus menyajikan hidangan kreasinya. (*/CNN)

LEAVE A REPLY