Bermalam di Tenda ala Mongolia, Daya Tarik Wisata Tanjung Lesung

0
423
Tenda Mongolia di Tanjung Lesung

TANJUNG LESUNG, BANTEN, Bisniswisata.co.id: Akhir pekan panjang atau long weekend kerap dijadikan momentum para wisatawan untuk bepergian ke luar kota. Namun, jika tidak ingin berkelana terlalu jauh, ada destinasi wisata baru di ujung pulau Jawa, tepatnya di Tanjung Lesung Banten.

Awalnya dikenal sebagai destinasi pantai, namun kini, kawasan ekonomi khusus itu punya objek wisata baru: Mongolian Culture Center.
Hasil kerjasama antara PT Banten Tourism Development Corporation dan Kedutaan Besar Mongolia itu memang sudah dimulai sejak tahun lalu, namun baru resmi dibuka Ahad (23/4/2017).

Dibangun di atas lahan seluas satu hektar, Mongolian Culture Center didesain langsung oleh arsitek asal Mongol. Konsepnya sendiri dirancang oleh Duta Besar Mongolia di Indonesia, menggunakan Ger, tenda khas bangsa Mongol.

“Itu dilakukan untuk memastikan tingkat kualitas dan menjaga otentisitas sehingga para pengunjung dapat merasakan kehidupan ala Mongol yang sebenarnya,” ujar S.D. Darmono, Chairman Jababeka Group.

Alasan itu juga yang membuat seluruh material Ger diimpor khusus dari negeri asalnya. Bukan hanya melihat dan mempelajari budayanya saja, di pusat kebudayaan Mongolia itu, pengunjung juga bisa bermalam di tenda yangidentik dengan kehidupan nomadik itu, serta mencicipi sajian kuliner khas bangsa Mongol.

“Pengunjung juga bisa menikmati dan mempelajari kebudayaan unik Mongol. Mulai dari berkuda, memanah, bermain ankle bones games, hingga mencicipi kuliner otentik,” sebut Darmono, yang merupakan Utusan Kebudayaan Mongolia di Indonesia sejak Januari 2016.

“Saat berkunjung ke negara Mongol, saya sempat menetap di sana. Merasakan pengalaman budaya mereka yang unik. Kemudian tercetus ide untuk membuat Little Mongolia di Indonesia. Dan ini lah hasilnya.” tambahnya seperti dilansir laman CNNIndonesia.com

Duta Besar Mongolia di Indonesia Battsetseg Shagdar menyebut kehadiran Pusat Budaya Mongolia itu diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan bagi kedua negara. Wisatawan Mongolia bisa datang ke Indonesia dan merasa seperti di rumah, di sisi lain, turis Indonesia juga bisa tertarik mengunjungi Mongolia. Selain menjadi daya tarik baru bagi Tanjung Lesung.

“Semoga Mongolian Culture Center ini bisa mendatangkan wisatawan Mongolia, juga wisatawan dari negara lainnya,” tutur Shagdar, sembari menyebut Mongolian Culture Center di KEK Tanjung Lesung merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

Saat ini Tanjung Lesung memiliki beberapa fasilitas seperti villa di tepi pantai dengan tambahan kolam renang pribadi, selain Beach Club, Sailing Club, dan Green Coral Exclusive Camping.

Ke depannya, KEK Tanjung Lesung juga akan didukung dengan adanya Jalan Tol Serang-Panimbang, reaktivasi jalur rel kereta api Labuan dan pembangunan Bandara Banten Selatan di Panimbang. (*/cnn)

LEAVE A REPLY