Berlin Film Festival, Ajang Pejabat Kemenpar Hamburkan Anggaran

0
1122
Gedung Kementerian Pariwisata

JAKARTA, BISNISWISATA.CO.ID: Sutradara Joko Anwar mensinyalir, rencana Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengirimkan sepuluh orang untuk berpartisipasi dalam Berlin Film Festival dimanfaatkan pejabat untuk jalan-jalan. Bahkan orang-orang yang diberangkatkan tersebut tidak ada hubungannya dengan dunia perfilman tanah air. Dicurigai, kegiatan ini berulang tiap tahunnya hanya untuk foya-fota, menghamburkan dan menghabiskan anggaran pemerintah.

“Dari tahun ke tahun, kegiatan ke luar negeri untuk film (sektor lain kemungkinan besar juga sama) selalu dimanfaatkan oleh pejabat. Dimanfaatkan untuk kegiatan jalan-jalan bawa orang-orang yg sedikit atau malah tidak ada hubungannya dengan perfilman.” demikian pernyataan ditulis Joko Anwar melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (3/2/2015).

Pria yang sudah menyutradarai lebih dari 10 film itu mempertanyakan siapa kesepuluh orang yang akan diberangkatkan tersebut. Joko yang telah lama bergelut di industri film bahkan mengaku tidak mengenal artis Sarah Astriani dan Waliani Achmad May yang dibawa dalam rombongan.

“Contohnya, siapa artis Sarah Astriani dan Waliani Achmad May? Dan siapa pula ‘pengamat film’ Tini Afianti?. Kagak ada yang pernah denger namanya, Cuy!” tulisnya dengan nada protes.

Joko menjelaskan, tidak hanya memberangkatkan 10 orang yang dipertanyakan perannya di dunia film, Kementerian Pariwisata juga dikabarkan menyewa sebuah booth sebesar Rp 1,5 miliar untuk mempromosikan film Indonesia.

Kenyataannya, lanjutnya bertolak belakang saat beberapa filmmaker dan aktor Indonesia yang filmnya masuk seleksi Berlin Film Festival & Berlinale Talent Campus ditolak saat mengajukan bantuan untuk pembelian tiket kepada kementerian yang dipimpin Arief yahya. “Namun pengajuan bantuan pembelian tiket untuk orang-orang berprestasi yg membawa nama Indonesia ini tidak disetujui,” ucapnya seperti diunduh laman Merdeka.com

Joko menambahkan, event organizer (EO) yang ditunjuk untuk menangani delegasi dan booth di Berlin tahun ini merupakan EO yang menggelar FFI tahun lalu yang dianggapnya berantakan. “Menteri Arief Yahya harus nanya hal ini pada: Drs.Ukus Kuswara, Sekjen Kemenpar, Armein Firmansyah, Dir Pengembangan Industri Perfilman.”

Hasil penelusuran, salah satu peserta rombongan yang akan diberangkatkan ke Berlin, Sarah Astriani, artis kelahiran Lampung 7 September 1988 pernah bermain di FTV berjudul ‘Arti Cinta dalam Secangkir Kopi’. Sementara, nama Waliani Achmad May tidak dapat ditelusuri rekam jejaknya. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.