Bercanda Bawa Bom di Bandara Bali, Turis Italia Diamankan

0
440

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Bercanda membawa petaka. Ungkapan itu dialami Uboldi Roberto, wisatawan asal Italia bernapas lega setelah sejak pagi tadi hingga petang menjalani pemeriksaan intensif pihak penyidik PPNS Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV. Pemeriksaan itu setelah Roberto membuat guyonan menyebut membawa bom saat berada di dalam pesawat akan terbang ke Thailand dari Bali.

Sabtu (04/06/2016), pria berkebangsaan Italia kelahiran 27 Februari 1984, terpaksa digiring pihak keamanan bandara. Itu lantaran berbicara membawa bom kepada petugas check in AirAsia di counter A6 terminal keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali.

“Itu sudah mau masuk pesawat, baru akan diperiksa. Turis ini langsung bilang hati hati buka tas saya ada bom,” ujar salah seorang security di bandara Ngurah Rai, Sabtu ( 4/6).

Kata sumber yang tidak mau namanya disebutkan ini, menuturkan, Roberto berangkat bersama ayahnya. Dari hasil pemeriksaan hingga sore tadi, pemilik paspor YA2192438 yang berlaku hingga 18 May 2021, ini mengaku hanya candaan menyebut soal bawa bom. Dirinya juga mengaku dalam keadaan sehat dan tidak dipengaruhi alkohol ataupun obat terlarang.

“Roberto mengatakan membawa bom yaitu hanya untuk bercanda agar lebih akrab dengan petugas Airline walaupun belum mengenal dan untuk menghabiskan waktu pada saat check in. Hanya itu saja pengakuannya yang saya tau pak,” ungkapnya.

Roberto mengatakan membawa bom dan mesin sensor kayu, ditaruh di dalam tas kecil berwarna biru yang akan dibawa ke atas kabin pesawat. Dia juga mengaku tidak tahu aturan di Indonesia bahwa candaan tersebut dilarang.

Turus Italia ini juga mengaku kalau terakhir minum dua bir bintang, satu gelas vodca dan lima gelas kecil coca cola, pada dini hari sebelum berangkat menuju bandara. Diakuinya minum di sebuah bar di Kuta.

Dari pemeriksaan, Roberto mengakui dan menyesali perbuatannya karena atas perkataannya tersebut mengakibatkan penerbangannya tertunda. Tidak hanya itu, bahkan membuang waktu kerja staf airlines dan Avsec PT Angkasa Pura I. (*/MDO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.