Berambisi Jadi Ikon Wisata Utama, Poso Susun Strategi

0
383
Air terjun Sakuopa Poso (Foto: /www.tipswisata.com/)

POSO, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Kabupaten Poso berambisi menjadi ikon pariwisata utama di Provinsi Sulawesi Tengah, yang ditargetkan bisa start pada tahun 2018. Untuk itu, kini Poso menyusun strategi untuk menggapai ambisinya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Poso Yosep Magido menuturkan sejumlah pembenahan akan dilakukan instansinya mulai dari mendata seluruh objek wisata di daerahnya, membanahi sarana dan prasarananya, serta mengintegrasikan seluruh objek tersebut dalam sebuah paket wisata yang bisa dijual.

“Tahun ini kami masih membenahi semua lokasi pariwisata, tahun depan Kabupaten Poso akan menjadi ikon pariwisata yang akan dikenal seluruh dunia,” ujar Yosep seeprti dikutip laman Antaranews, Sabtu (27/05/2017).

Ia mencatat, Poso memiliki objek wisata unggulan Air Terjun Saloupa, di tepian Danau Poso, yang berada di Desa Wera, Kecamatan Pamona Puselemba. Air terjun ini memiliki 12 tingkat kucuran setinggi 25 meter yang masih alamiah. Jaraknya juga lumayan dekat dari pusat kota Poso, hanya sekitar 60 kilometer. Dimana sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati keindahan Danau Poso sebelum tiba di lokasi itu.

Yosep mengemukakan bahwa usulan Dinas Pariwisata Poso telah direspon baik oleh Kementerian Pariwisata untuk mengalokasikan dana APBN dalam pembenahan objek wisata tahun 2017.

Pemerintah Poso juga mendapatkan dana tanggung jawab sosial (CSR) dari PT Poso Energy untuk pembenahan objek wisata di sekitar Danau Poso. “Dana tersebut akan kami gunakan untuk membenahi Taman Air di Kelurahan Dongi dan Pantai Siuri yang akan kami bangun menara pandang dan prasarana pendukungnya,” jelasnya.

Selain itu di objek wisata Pantai Imbo di Kelurahan Tegal Rejo yang terkenal dengan gua bawah laut yang unik serta terumbu karangnya, akan dibangun penginapan, pengadaan alat menyelam (diving), pembibitan terumbu karang serta prasarana pendukung lainya.

“Kami juga akan menata objek wisata pantai Pasir Putih di Kelurahan Madale, Pantai Bintang serta obyek-obyek wisata megalit di Lembah Bada dan Napu,” kata Yosep.

Ia berharap Pemerintah Pusat bisa membantu Pemerintah Poso memperkenalkan bahwa Kabupaten Poso bukanlah daerah konflik tetapi kawasan wisata yang indah, nyaman, aman dan untuk dikunjungi. (*/ant)

LEAVE A REPLY