Batal, Relokasi Bandara Fatmawati

0
550

BENGKULU, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi Bengkulu batal merelokasi Bandara Fatmawati ke lokasi baru, yang rencana semula guna peningkatan status menjadi bandara internasional. Anggaran yang diperkirakan sangat besar, menjadi kendala.

“Pertimbangannya dari Dirjen Dandara, untuk relokasi agak berat, karena anggaran untuk itu sangat besar, oleh karena itu kemungkinan ‘review master’ yang akan dilakukan, bukan relokasi,” kata Kadishubkominfo Bengkulu Misran Musa di Bengkulu, Senin.

Review master lokasi bandara Fatmawati Bengkulu, untuk melihat apakah bandara dapat dikembangkan di lokasi itu, serta perluasan lahan yang dibutuhkan. “Yang diprioritaskan, menurut pandangan kita akan dibuat runway baru, panjangnya sekitar 3.000 meter, jika perluasan bandara, kemungkinan pembangunannya bisa lebih cepat dari jadwal semula (relokasi),” ucapnya.

Peningkatan status, menjadi bandara internasional diakui memerlukan perluasan yang cukup besar, dan membutuhkan beberapa kajian teknis serta ilmiah lainnya. Kini, hal itu tengah duupayakan, tambahnya seperti dlansir laman Antara, Selasa (11/11/2014).

“Kalau pemukiman di sekitar lokasi saya rasa tidak ada, kalau pun ada nanti kita bebasin, ya (kalau menjadi bandara internasional, ada pesawat berbadan besar, tingkat kebisingan semakin tinggi-red) mau tidak mau warga harus geser,” katanya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu merencanakan membangun bandara baru di lahan PT Perkebunan Negara VII di Kabupaten Seluma. Pembangunan tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada 2018, dan juga sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Seluma. Bahkan bersedia menyediakan lahan seluas 1.000 hektare untuk pembangunan relokasi Bandara Fatmawati, Bengkulu. **

LEAVE A REPLY