Baru Dibuka, Jembatan Kaca di Tiongkok Ditutup

0
589

GRAND CANYON RRT, test.test.bisniswisata.co.id: Pengunjung yang berharap dapat meniti jembatan kaca tertinggi dan terpanjang di dunia agaknya harus memendam kecewa. Alasannya, jembatan yang dibangun di atas Zhangjiajie Grand Canyon, China, dan baru dibuka pada 20 Agustus lalu itu terpaksa ditutup sejak Jumat akhir pekan lalu (2/9).

“Kami kewalahan dengan jumlah pengunjung yang membeludak,” kata juru bicara Departemen Pemasaran dan Penjualan Zhangjiajie Grand Canyon kepada CNN, Senin (05/09/2016).

Dia menambahkan, bahwa kapasitas jembatan kaca itu hanya mencapai delapan ribu orang per hari. Namun sejak dibuka, pengunjung yang datang mencapai 10 kali lipat. Pemandangan yang mengagumkan sekaligus mendebarkan di bawah dan sekeliling jembatan itu membuat banyak wisatawan penasaran.

Sang juru bicara juga memastikan wisata jembatan ditutup bukan lantaran ada bagian yang pecah atau retak. Kondisi jembatan baik-baik saja. Tidak ada masalah, apalagi kecelakaan. Jembatan dengan lebar enam meter dan membentang sepanjang 430 meter di atas ketinggian 300 meter ini dibangung di antara dua tebing di Taman Zhangjiajie. Wisata ini disebut-sebut dibuat setelah terinspirasi pemandangan dalam film fiksi ilmiah Avatar.

Manajemen tempat wisata ini mengumumkan penutupan jembatan melalui akun Weibo. Mereka beralasan, ada perbaikan dan pembaruan yang penting untuk dilakukan. Semula, perbaikan baru akan dimulai hari ini (5/9). Namun pemerintah setempat menyarankan untuk memulainya pada Jumat (2/9) lalu. Mereka berharap tidak mengecewakan turis-turis yang sudah berencana mengunjungi jembatan kaca ini.

Penutupan wisata ini tentu saja menorehkan kekecewaan di hati para wisatawan yang kadung berharap dapat merasakan sensasi berjalan di ketinggian ratusan meter di atas lembah itu. “Saya sudah memesan semuanya, dan sekarang Anda mengatakan ditutup. Apa Anda bercanda,” ujar salah satu pengguna Weibo menanggapi pengumuman tersebut.

Meski menjadi daya tarik wisata yang baru, beberapa kritik pun telah dilontarkan kepada pengelola Zhangjiajie Grand Canyon. “Ada beberapa kekurangan di area ini. Banyak sampah di mana-mana, dan tidak ada air mineral yang dijual. Tempat ini bisa dibuka lagi jika mereka sudah membersihkannya,” ujar pemilik akun Fashiwanying.

Selama masa rehat ini, Zhangjiajie Grand Canyon berencana tak hanya meningkatkan infrastruktur mereka, namun juga area parkir, sistem pemesanan tiket serta pelayanan pelanggan.
(*/C)

LEAVE A REPLY