Bantul Rehabilitasi Cagar Budaya Rp18,4 Miliar

0
677
Candi Prambanan , cagar budaya yang banyak dikinjungi wisatawan

BANTUL, Bisniswisata.co.id: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tahun 2015 akan memanfaatkan Dana Keistimewaan untuk merehabilitasi fisik cagar budaya. Hal ini sebagai bagian dari pelestarian kekayaan budaya.

“Total Dana Keistimewaan (Danais) yang akan diterima tahun ini sebesar Rp 18,4 miliar. Sebagian dana itu dimanfaatkan untuk rehabilitasi cagar budaya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, Bambang Legowo, Minggu (8/3).

Menurut Bambang, setidaknya ada beberapa program yang disiapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Danais. Seperti, Program Pengelolaan Kekayaan Budaya dengan kegiatan pelestarian warisan dan cagar budaya, program ini dianggarkan sebesar Rp 4,9 miliar.

“Danais paling besar terserap untuk rehab kawasan cagar budaya, misalnya makam-makam raja Imogiri, kemudian situs Kedaton di Pleret dan lain-lain termasuk peningkatan infrastruktur menuju kawasan budaya,” ujar Bambang.

Ia mengatakan, untuk upaya rehab cagar budaya di wilayah Bantul, beberapa waktu lalu pihaknya bersama Bupati dan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait telah melakukan “road show”. Mereka berkeliling ke kawasan wisata budaya di Bantul.

Sementara itu, kata dia, total dana yang digelontorkan dari pemerintah pusat melalui Pemda DIY tahun 2015 lebih besar dibanding 2014 yang sebesar Rp 12 miliar, meski serapannya tidak mencapai seratus persen pada 2014.

“Sebenarnya (Danais) 2015 sama dengan tahun lalu, namun karena mungkin kemarin serapannya hanya sekitar 50 persen, sehingga sisanya digulirkan tahun ini dari Rp 12 miliar menjadi Rp 18,4 miliar,” katanya seperti dilansir laman Antara.

Meski demikian, pihaknya tidak menargetkan berapa persentase serapan Danais hingga akhir tahun. Namun akan diupayakan lebih baik dari tahun sebelumnya, mengingat persiapan dan perencanaan lebih matang dibanding sebelumnya.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan inventarisasi keberadaan benda cagar budaya maupun situs-situs bersejarah yang terdapat di daerah ini. Hingga kini sudah ada sekitar 170 benda cagar budaya (BCB) yang tercatat.

Kawasan cagar budaya yang resmi ditetapkan ada dua, yakni di Imogiri (makam raja-raja Mataram) dan kawasan Jagalan, Banguntapan (satu kawasan dengan Kotagede Yogyakarta). Juga ada cagar budaya Pleret (Kraton Mataran Islam), Gua Selarong Pajangan dan petilasan di kawasan Pantai Parangkusumo, Parangtritis.

Selain itu, ada tujuh titik kawasan cagar budaya yang terdapat di wilayah ini. Ke tujuh titik itu adalah makam Syeh Bela Belu, dan situs Parangkusumo, Makam Cirebon dan situs peninggalan Imogiri, Situs Kerto dan Peninggalan Raja di Pleret, Makam dan masjid Kotagede, Gua Selarong, Masjid Patok Nagoro Kasihan dan Youth Center, di Ambar Binangun, serta di Sedayu. ****

LEAVE A REPLY