Bank Muamalat Gandeng FK KBIH Tawarkan Solusi Terpadu Paket Umroh & Haji  

0
188

Purnomo B. Soetadi, Direktur Ritel Bank Muamalat ( kedua kiri) bersama para nara sumber seminar nasional.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bank Muamalat memiliki solusi yang terpadu untuk layanan Haji dan Umrah dan sangat berkomitmen dalam melayani umat,” ungkap Purnomo B. Soetadi, Direktur Ritel Bank Muamalat, keemarin.

“Kami ingin menunjukan kepada stakeholders haji & umrah bahwa Bank Muamalat merupakan bank yang memiliki solusi terpadu untuk haji & umrah. Oleh karena itu kami giat mendukung aktifitas dan kegiatan FK KBIH “ ujarnya.

Berbicara di sela-sela seminar nasional dengan tema Revitalisasi Peranan Pembimbing Haji Menuju Profesionalitas dan Kemandirian, Purnomo mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FK KBIH).

“Sinergi Bank Muamalat – FK KBIH dengan menyediakan ruangan kantor FK KBIH di Muamalat Tower Lantai 19. Kami mendedikasikan satu lantai khusus untuk FK KBIH dan asosiasi-asosiasi travel haji & umrah demi menunjang segala aktifitas bisnis yang dijalankan, ungkapnya.

Bank Muamalat pastikan akan agresif di produk kelolaan Haji dan Umrah dengan menggaet FK KBIH untuk meningkatkan jumlah nasabah dan Dana Pihak Ketiga dan menyediakan One Stop Service Hajj & Umrah (1hram).

Dia mengakui pihaknya semakin memantapkan bisnis dengan berfokus di bidang Haji dan Umrah. Sinergi bersama FK KBIH selain penyedian ruang kerja juga pelaksanaan Seminar Nasional Revitalisasi Peran Pembimbing Haji Menuju Profesionalitas dan Kemandirian.

Hadir sebagai narasumber dalah Prof. Dr. Nizar, MA. selaku Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Dr. Sodik Mujahid, dan Direktur Bina Haji Kemenag RI, Khoirizi, S.Sos., MM. yang dilaksanakan bersamaan pembukaan kantor FK -KBIH.

FK KBIH bersama dengan Pemerintah melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah berkomitmen untuk mendukung rencana membangun ekosistem Haji dan Umrah yang menyeluruh dan terintegrasi.

Beberapa langkah yang akan dilakukan diantaranya mengeluarkan surat keputusan untuk pembentukan badan usaha PT. Nusantara Manasik Wisata, dimana KH. Dr. Manarul Hidayat sebagai Ketua Umum FK KBIH menunjuk Sapto Kashariyanto sebagai Direktur Utama dan Kyai Amir Mahmudin sebagai Direktur Keuangan.

“Nantinya usaha tersebutlah yang akan membantu memfasilitasi para Jamaah maupun KBIH serta  Travel Haji dan Umrah untuk mendapatkan dan menyiapkan Tiket Pesawat, Land Arrangement (LA) maupun Pengurusan Visa yang lebih aman, mudah dan terjamin, “ kata Purnomo.

Bank Muamalat  ujarnya, juga membangun Marketplace bagi industri Haji dan Umrah di Indonesia sehingga dapat lebih transaparan, akuntable serta menghindarkan masyarakat terhadap efek negatif pengelolaan Haji dan Umrah yang tidak bertanggung jawab.

“Kami bermitra dengan Jamkrindo/Askrindo sebagai institusi penjamin guna memberikan kepastian keberangkatan Jamaah ke Tanah Suci sehingga calon jamaah akan merasa aman,” ujar Purnomo

Langkah lain yang juga akan dijajaki adalah membangun komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi terhadap perkembangan regulasi di Arab Saudi yang sangat fundamental sehingga dapat membantu harmonisasi Industri Haji dan Umrah di Indonesia.

Bank Muamalat, tambahnya, juga mendukung upaya KBIH di Pusat dan Daerah dalam melakukan peningkatan kapasitas bagi para pendamping sehingga akan lebih profesional dan Mandiri.

Pertumbuhan dana haji Bank Muamalat tercatat mencapai lebih dari Rp2,3 Triliun di tahun 2017 dengan jumlah nasabah yang melakukan porsi haji sebanyak hampir 87.000 porsi haji.

Di tahun 2018, Bank Muamalat menargetkan peningkatan 20 persen untuk pangsa pasar haji dan umrah dengan total 100 ribu porsi haji. Memfokuskan bisnis di segmen komunitas Muslim akan menjadi fokus Bank Muamalat di 2018.

PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk merupakan pionir perbankan syariah yang beroperasi 1 Mei 1992 dan salah satu produknya adalah Kartu Shar-E Gold yang menjadi kartu chip pertama yang dapat digunakan untuk bertransaksi bebas biaya di jutaan merchant di seluruh dunia.

Saat ini, Bank Muamalat Indonesia dimiliki oleh pemegang saham Islamic Development Bank atau IDB (32,7%), Boubyan Bank, Kuwait (22,0%), Atwill Holdings Limited, Saudi Arabia (17,9%), National Bank of Kuwait (8,5%).

Pemegang saham lainnya adalah  beberapa badan usaha dan individu. Boubyan Bank dimiliki oleh National Bank of Kuwait dan hingga kini Bank Muamalat Indonesia terus mempertahankan eksistensinya berinovasi dengan meluncurkan produk-produk unggulan.

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.