Bandara Rembele, Permudah Wisatawan ke Tanoh Gayo

0
472
Bandara Rembele Aceh (Foto: detik.com)

ACEH, test.test.bisniswisata.co.id: SEBENTAR lagi wisatawan bisa menikmati kemudahan akses berwisata ke kawasan wisata alam dataran tinggi Gayo, Aceh. Pasalnya, Bandara Rembele yang menjadi gerbang wisata utama kawasan Tanoh Gayo siap untuk dioperasionalkan.

Presiden Joko WIdodo dijadwalkan meresmikan pengembangan Bandara Rembele di Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Namun hingga saat ini, waktu peresmian tersebut belum ditentukan.

Dataran Tinggi Gayo yang berada di Kabupaten Bener Meriah dikenal memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya. Ada beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi ketika datang ke tempat tersebut.

Wisatawan bisa menikmati indahnya Danau Laut Tawar dan Pantai Terong atau menyusuri Goa Putri Pukes dan Goa Loyang Koro yang di dalamnya terdapat benda-benda cagar budaya sejak ratusan tahun lalu.

Selain pesona alam, wisatawan juga bisa mencicipi langsung Kopi Gayo khas Aceh yang terkenal dengan kenikmatannya. Bahkan dianggap sebagai penghasil biji kopi terbaik di dunia.

Sebelum Bandara Rembele dikembangkan, perjalanan menuju Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Bener Meriah bisa dibilang cukup panjang dan melelahkan. Jarak tempuhnya dari Banda Aceh membutuhkan waktu sekitar enam jam.

“Jika dari Medan bisa ditempuh dalam waktu sekitar delapan jam,” papar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata, dalam keterangan yang diterima redaksi test.test.bisniswisata.co.id, Ahad (28/02/2016).

Sejak tahun 2014 hingga 2015 Kementerian Perhubungan telah mengembangkan fasilitas Bandara Rembele. Baik landasan maupun terminal bandara semuanya diperluas.

Perluasan terminal bandara tersebut diproyeksikan mampu menampung 200 ribu penumpang pertahun. Dengan adanya pengembangan fasilitas tersebut, Bandara Rembele nantinya akan digunakan oleh pesawat Boeing 737-series setelah sebelumnya hanya mampu menampung pesawat sebesar Fokker 50 atau CN 235.

Dengan hadirnya wajah baru dari Bandara Rambele diharapkan semakin banyak maskapai penerbangan berjadwal yang akan mendarat di Dataran Tinggi Gayo. Sehingga kunjungan wisatawan akan semakin meningkat dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bener Meriah.

Selain sebagai gerbang wisata, Bandara Rembele juga dipersiapkan untuk mitigasi bencana. Karena daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah merupakan daerah rawan bencana alam. (*/e)

LEAVE A REPLY