Bandara Manado Raih Sertifikat Mutu ISO

0
205

MANADO, Bisniswisata.co.id: Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Sulawesi Utara meraih sertifikat manajemen mutu ISO 9001:2015. Sertifikat ini terkait ruang lingkup Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) dari Badan Sertifikasi United Registrar Of System (URS) serta Pelayanan Jasa Kargo dan Pos Pesawat Udara (PJKP2U) dari Badan Sertifikasi Internasional Certificate Service Management (ICSM).

“Sertifikasi ini merupakan suatu capaian, bukan tujuan akhir. Sertifikasi ini diharapkan dapat memacu peningkatan pelayanan, efisiensi, efektivitas, dan profitabilitas perusahaan secara keseluruhan,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Danang S Baskoro dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (04/08/2017).

Dilanjutkan, sertifikasi ini merupakan suatu prestasi di tengah pertumbuhan trafik penumpang sebesar 23,86 persen yang terjadi di Bandara Sam Ratulangi Manado pada 2016 yang mencapai 2.618.205 penumpang dibanding 2.113.737 penumpang pada 2015.

“Di tengah pertumbuhan trafik yang tergolong tinggi, yaitu 23,86 persen, penerapan standar mutu yang konsisten membuat Bandara Samrat dapat meraih sertifikat ISO 9001:2015. Ini merupakan suatu prestasi,” ungkapnya.

Pts General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Erik Susanto mengatakan ini merupakan bukti nyata komitmen Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, untuk senantiasa menjaga tingkat kualitas layanan bandara bagi pengguna jasa bandara, baik penumpang pesawat, maskapai penerbangan maupun Kargo dan Pos Pesawat Udara.

“Standar pelayanan yang kami terapkan selama ini mengantarkan Bandara Sam Ratulangi Manado meraih sertifikat ISO 9001:2015 dalam ruang lingkup PJP2U, PJP4U dan PJKP2U,” katanya.

Angkasa Pura I senantiasa fokus untuk meningkatkan dan memperkaya pengalaman penumpang dalam menggunakan transportasi udara, khususnya di bandara, agar penumpang merasa nyaman, bahkan sejak sebelum melakukan perjalanan udara. Bukan hanya untuk penumpang, katanya,tetapi peningkatan kualitas layanan juga dilakukan kepada maskapai sebagai salah satu customer utama.

Branch Manager URS Makassar Iin Widyawati mengatakan audit sertifikasi ini berjalan dengan baik dan manajemen Angkasa Pura I Cabang Manado telah menunjukkan komitmen dan usaha yang serius dalam meningkatkan kepuasan pelanggan.

Tujuan audit untuk menilai sejauh mana sistem manajemen mutu Bandara Sam Ratulangi diterapkan sesuai standard internasional ISO 9001 versi 2015. “Harapan kami ini merupakan langkah awal dalam upaya untuk peningkatan kinerja Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Sam Ratulangi Manado secara terus menerus dan berkelanjutan, jelasnya.

Sertifikasi ISO 9001:2015 dalam lingkup PJP2U, PJP4U dan PJKP2U yang diraih Bandara Sam Ratulangi menjadikan bandara ini sebagai bandara ke dua Angkasa Pura I yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 dalam lingkup PJP2U, PJP4U dan PJKP2U setelah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Sementara itu, seluruh bandara Angkasa Pura I sudah meraih sertifikat ISO 9001:2008 dalam lingkup PJP2U.

PT Angkasa Pura I (Persero) sendiri sudah menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sejak 2013 untuk seluruh bandaranya. Pada 2017 ini, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) berkomitmen untuk melakukan perubahan ISO 9001:2008 menjadi ISO 9001:2015 di seluruh bandara.

Sertifikat ISO 9001 ini merupakan standar persyaratan yang dibuat oleh Internasional Organization for Standardization dan telah menjadi tolak ukur mutu. Secara detail, komponen penilaian didasarkan pada pemeriksaan dokumen, prosedur, laporan, interview terhadap manajemen dan karyawan, observasi lapangan, dan pengecekan secara mendalam terhadap semua aspek operasional di semua bagian. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY