Bandara Lombok Beroperasi Kembali

0
56

MATARAM, Bisniswisata.co.id: Sempat tidak operasional akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung, Jumat (1/12/2017) pagi pukul 08.50 Wita Lombok Internasional Airport (LIA) beroperasi kembali. Beroperasinya kembali Bandara Lombok sesuai Notice To Airmen (NOTAM) B9077/17 tertanggal 1 Desember 2017.

“Sehubungan telah dibukanya kembali bandara Lombok, semua operasional penerbangan dari dan menuju Bandara Lombok kembali beroperasi normal,” papar General Manager Angkasa Pura I, Lombok International Airport, I Gusti Ngurah Ardita melalui pengumuman tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (01/12/2017).

Dijelaskan, pembukaan kembali, setelah diadakan rapat koordinasi yang dipimpin GM Angkasa Pura I bersama stakeholder bandara, terkait kondisi terkini membaiknya VAAC Darwin dan diperkuat dengan data pirep. Diputuskan bandara LIA dibuka kembali pada Jumat pagi.

Perusahaan Umum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI/AirNav Indonesia) mengumumkan kembali dibukanya Bandara Internasional Lombok Praya. “AirNav Indonesia menerbitkan Notam Nomor B9077/17 mengenai pembukaan kembali Bandara International Lombok pada Jumat (1/12) pukul 08.50 WITA,” jelas Airnav Indonesia melalui unggahan pada akun resmi instagram AirNav Indonesia, Jumat (1/12).

Sebelumnya, Kamis (11/1) Airnav memutuskan untuk menutup Bandara Lombok setelah sempat beroperasi sejak Senin (27/11). Penutupan dilakukan karena masih adanya dampak sebaran debu vulkanik Gunung Agung dan berpotensi mengganggu penerbangan dari dan menuju Lombok. “Erupsi Gunung Agung sejauh ini hanya mempengaruhi navigasi udara Bali dan berpotensi mengganggu penerbangan di Lombok saja,” ucapnya

Direktur Operasional AirNav Wisnu Darjono mengatakan, ruang udara di wilayah Indonesia lainnya masih aman dari abu Gunung Agung. Kendati demikian, kondisi aman akan terjadi jika arah angin masih tetap berhembus ke selatan dan erupsi yang lebih besar tidak muncul.

Menurut pantauan AirNav, angin kemungkinan besar paling jauh hanya mengarah ke tenggara, dan diperkirakan hanya berimbas pada navigasi udara Nusa Tenggara Barat saja

Kepala Stasiun Meteorologi BIL, Oral Sem Wilar menambahkan, menurut pengamatan dari gambar VAAC Darwin pukul 07.00 Wita, pergerakan debu vulkanik Gunung Agung sedikit keluar dari Pulau Lombok sampai pukul 13.00 Wita. “Kita masih terus memantau setiap detiknya,” lontarnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY