Bandara Komodo akan Ditingkatkan Bertaraf Internasional

0
216
Bandara Komodo Ditawarkan investor Australia

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana meningkatkan level Bandara Komodo Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Internasional.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerangkan, rencana tersebut untuk mendukung pariwisata di Labuan Bajo khususnya Pulau Komodo. Dengan demikian, para wisatawan asing tidak perlu melakukan transit di Bandara Ngurah Rai Bali, tetapi langsung menuju ke Bandara Komodo Labuan Bajo.

“Saya lagi berpikir ingin Labuan Bajo miliki bandara Internasional. Labuan Bajo sangat potensial. Apalagi daerah itu dekat dengan Australia,” ujar Budi Karya saat ditemui di Kantor Kemenhub Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Akan tetapi, kata Budi Karya, rencana tersebut masih tersebut dipertimbangkan. Menurut dia, pertimbangan yang masih dibahas pada keamanan. Sebab, dengan peningkatan level menjadi internasional kemungkinan adanya barang ilegal yang dibawa oleh warga negara asing.

Namun, sayangnya dirinya tidak menyebut kapan peralihan status internasional pada Bandara Komodo Labuan Bajo “Karenanya kita akan lihat seksama, tetapi Labuan Bajo mungkin akan kita pikirkan,” tandasnya.

Bandara Komodo awal pembangunan dilakukan sejak 1975 sebagai bandara yang hanya berupa airstri dan dilanjutkan pada awal 2013 untuk menyambut Sail Komodo 2013. Pembangunan fasilitas terminal penumpang baru ini telah diselesaikan pada tahun anggaran 2015 dengan total nilai Rp 191,7 miliar untuk pembangunan terminal baru seluas 9.687 meter.

Terminal ini akan mampu meningkatkan pelayanan penumpang dari sebelumnya sebanyak 150 ribu penumpang per tahun menjadi 1,5 juta penumpang per tahun. Kini Bandara Komodo, selain mempunyai terminal dengan daya tampung besar dan desain artistik, juga mempunyai runway dengan panjang 2.250 meter dari semula hanya 1.850 meter dan lebar 45 meter dari ukuran semula hanya 25 meter. Begitu juga dengan terminal penumpang yang sudah diperluas menjadi 3.300 meter persegi.

Bandara Komodo yang semula hanya bisa didarati pesawat propeller sekelas ATR 72-600, kini segera dapat didarati oleh pesawat jet medium sekelas A-320, B 737-800 dan B 737-900. Penambahan pembangunan infrastruktur dengan membangun terminal penumpang baru dianggap sangat penting bagi pengembangan wisata di Labuan Bajosebagai pintu masuk bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke NTT. (*/BBS)

LEAVE A REPLY