Bandara Depati Parbo Di-Upgrade

0
86
Bandara Depati Parbo Kerinci Jambi

JAMBI, Bisniswisata.co.id: Keindahan Kerinci sebentar lagi bakal bisa dinikmati banyak wisatawan nusantara maupun mancanegara. Bandara Depati Parbo di Kabupaten Kerinci kini tengah di-upgrade. Jambi sadar betul bahwa critical success factor mengejar target wisatawan dengan air connectivity. Maklum, 80 persen wisman mengunjungi Indonesia menggunakan penerbangan.

Saat ini, pembebasan juga lahan tengah dilakukan untuk memperluas landasan pacu. Bila ini terealisasi, waktu tempuh yang biasanya memakan durasi 5-10 jam bisa dipangkas menjadi 1 jam. “Kerinci ditetapkan sebagai Branding pariwisata Jambi. Karenanya Bandara Depati Parbo dikembangkan. Runway diperpanjang, terminalnya di-upgrade,” tutur Gubernur Jambi Zumi Zola dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Sabtu (29/07/2017).

Bandara Depati Parbo saat ini memiliki landasan pacu sepanjang 1.800 meter. Dan itu sudah bisa didarati pesawat jenis ATR 72. Tapi bila ingin didarati pesawat sekelas Boeing, landasan pacu bandara tersebut perlu diperpanjang minimal menjadi 2.600 meter dengan lebar 100 meter.

“Setelah diupgrade. Tinggal maskapainya perlu ditambah. Sekarang cuma ada Susi Air. Kalau bisa ada dua atau sampai tiga maskapai yang membuka rute penerbangan ke Kerinci. Juga Bandara Depati Parbo Kerinci itu tinggal proses di daerah untuk perluasan landasan pacu (runway). Selanjutnya sudah jadi komitmen Kementerian Perhubungan untuk fasilitas pendukungnya,” jelasnya.

Bupati Kerinci Adirozal mengatakan, Pemkab Kerinci siap melakukan upaya pembebasan lahan jika Kementerian Perhubungan komitmen dalam pengembangan bandara tersebut. “Saat ini Bandara Depati Parbo dalam tahap pembebasan lahan. Ada 30 hektar yang sedang dibebaskan tahun 2017 ini. Insya Allah tahun 2018 bisa selesai. Prinsipnya jangan sampai ada yang dirugikan,” kata Bupati.

Bila ini terealisasi, waktu tempuh wisatawan ke Kerinci dan sekitarnya bisa lebih cepat. Wisatawan tak perlu lagi tersiksa dengan jalur darat yang sangat lama. Sekedar gambaran, destinasi Kerinci selama ini bisa ditempuh dengan menggunakan jalur darat dengan waktu tempuh dari Kota Jambi ke Kerinci dan Kota Sungaipenuh mencapai 10 jam.

Sedangkan waktu tempuh dari Padang, Sumatra Barat ke Kerinci dan Kota Sungaipenuh melalui Pesisir Selatan mencapai 5 jam. Akses jalan Kota Jambi – Kerinci dan Kota Sungaipenuh serta Padang – Kerinci dan Kota Sungaipenuh pun kurang kondusif karena melewati perbukitan yang rawan longsor.

Bila via udara, waktu tempuhnya hanya 1 jam dari Jambi. Saat ini, baru ada satu maskapai penerbangan yakni Susi Air yang membuka rute penerbangan Jambi-Kerinci dan sebaliknya. Dalam satu pekan frekwensinya hanya ada dua jadwal penerbangan yakni Selasa dan Kamis. “Saya yakin setelah bandara dikembangkan, banyak maskapai yang akan terbang ke Kerinci. Kerinci pun bakal makin ngehits di kalangan wisatawan,” ungkap Bupati. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY