Bandara Baru Bali Rencana Dibangun di Laut

0
470
ilustrasi pesawat landing

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Gubernur Bali Mangku Pastika menyampaikan harapan agar pembangunan bandara baru di kawasan utara Pulau Dewata bisa segera terwujud. Pembangunan bandara di kawasan Buleleng Timur (Kubutambahan) dinilai paling memenuhi syarat dari aspek teknis penerbangan. Hingga kini, investor dari Kanada Airport Kinesis Consultant (AKC) paling serius menjajaki penawaran investasi.

Menurutnya, konsep yang mereka tawarkan paling minim dampak sosial karena landasan pacu sepenuhnya akan dibangun di atas laut dan menggunakan tiang pancang. “Kalau menggunakan daratan, akan banyak sekali lahan produktif yang harus kita korbankan. Belum lagi wilayah perkampungan dan tempat suci yang tak mudah dalam proses pembebasan,” ujar Pastika kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di sela kunjungan kerjanya di Bali, Selasa (25/10/2016).

Pastika minta Kemenhub melakukan kajian terhadap penawaran pihak AKC untuk selanjutnya dapat dikeluarkan izin lokasi. Agar lebih yakin, Pastika minta Kemenhub menjadwalkan untuk menerima paparan dari pihak AKC. “Kami berharap Kemenhub mempertimbangkan pembangunan jalur kereta api di atas sawah yang menghubungkan Kuta-Ubud. Hal ini penting untuk mengatasi kepadatan lalu lintas pada jalur wisata,” lontarnya.

Menteri Budi Karya menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan harapan yang disampaikan Pastika. Sebagai daerah tujuan wisata utama, pihaknya memang memberikan perhatian khusus terhadap sektor transportasi di wilayah ini. “Optimalisasi program tol laut juga menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kerusakan jalan yang disebabkan kelebihan beban kendaraan yang melintas,” ungkap menteri.

Terkait harapan Pastika untuk mewujudkan pembangunan bandara baru di wilayah utara, pihaknya akan melakukan kajian intensif terhadap alternatif yang mulai mengerucut ke kawasan Buleleng Timur. “Kita akan kaji dan cari alternatif yang paling kecil dampak negatifnya,” jawab Budi. (*/MDK)

LEAVE A REPLY