Atraksi Wisata Pelabuhan Bersejarah Sunda Kelapa

0
2819
wisatawan di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta (Foto: jakarta.panduanwisata.id)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: PELABUHAN Sunda Kelapa memiliki sejarah panjang bagi Kota Jakarta. Pelabuhan ini sejakt ahun 1500-an menjadi titik penting bagi pusat perdagangan di Asia. Kapal-kapal asing yang berasal Tiongkok, Jepang, India Selatan, dan Timur Tengah merapat di Sunda Kelapa dengan membawa barang komoditi seperti porselen, kopi, sutra, dan barang-barang lain.

Sebagai pelabuhan yang bersejarah, Sunda Kelapa menjadi salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Wisatawan domestik hingga mancanegara pun menyempatkan untuk mengunjungi Sunda Kelapa pada akhir pekan atau pada sore hari. Berikut atraksi wisata yang dapat dilihat di Pelabuhan Sunda Kelapa seperti diunduh laman Kompas.com, Rabu (01/07/2015).

Berkeliling dengan sampan

Nelayan-nelayan di Pelabuhan Sunda Kelapa menggunakan sampan untuk transportasi di sekitar pelabuhan. Sampan-sampan tersebut menggunakan bantuan mesin bermotor untuk alat penggerak. Wisatawan dapat mencoba ikut menaiki sampan yang digunakan oleh nelayan. Wisatawan biasanya akan ditawarkan di sekitar perahu-perahu kayu yang merapat. Wisatawan akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000-Rp 10.000.

Melihat kapal kayu

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan bagi kapal-kapal dagang sejak masa Kerajaan Padjajaran. Kapal-kapal dagang tersebut merapat untuk membawa barang yang akan diperdagangkan. Hingga saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa masih aktif digunakan sebagai tempat bersandar kapal-kapal termasuk kapal kayu. Salah satu jenis kapal yang dapat dilihat di Pelabuhan Sunda Kelapa adalah kapal pinisi dengan campuran gaya dari campuran gaya Madura. Jika mendapatkan izin dari pemilik kapal kayu, wisatawan dapat mencoba naik ke kapal.


Aktivitas bongkar muat barang

Layaknya kehidupan di pelabuhan, aktivitas yang dapat dilihat adalah bongkar muat barang. Barang-barang yang akan dikirim akan dimasukkan ke dalam lambung kapal dengan menggunakan alat-alat bantu. Namun jika mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa, wisatawan dapat melihat aktivitas bongkar muat barang secara tradisional. Sebagian pekerja melakukan aktivitas bongkar muat barang dengan memanggul. Para pekerja bergotong royong dengan melewati titian dari pinggir dermaga dengan kayu.

Matahari terbenam

Momen matahari terbenam selalu menjadi obyek yang sangat menarik untuk diabadikan. Langit perlahan berubah warna menjadi jingga dan mulai gelap. Matahari akan menghilang di ujung horizon. Di Pelabuhan Sunda Kelapa, wisatawan juga dapat menikmati matahari terbenam. Pelabuhan di utara Jakarta ini, ketika senja tiba, siluet-siluet kapal dapat terlihat dari pinggir dermaga. Selain itu, siluet-siluet para pekerja kapal juga dapat diabadikan menggunakan kamera. (*)

LEAVE A REPLY