ASPPI selenggarakan Indonesia Travel Mart 2017 

0
391

Penjual ( seller) bertemu pembeli ( buyer) produk wisata. ASPPI di berbagai daerah pelopori bursa wisata B to B ( foto asppi.or.id) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia Travel Mart (ITM) 2017 targetkan transaksi bisnis Rp 30 miliar yang diselenggarakan pada 9 Agustus 2017. Kegiatan bursa wisata yang mempertemukan buyer ( pembeli) dan seller ( penjual ) produk wisata ini akan berlangsung di Hotel Harris Vertu Harmoni Jakarta.

“ Indonesia Travel Mart ini adalah satu dari 17 rangkaian event Travel Mart yang disekenggarakan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia( ASPPI) yang kali ini dimotori oleh DPP (Dewan Pengurus Pusat) dan DPD (Dewan Pengurus Daerah) DKI Jakarta,’ ungkap Pauline Soeharno, panitia penyelenggara, hari ini.

Menurut dia, ITM 2017 mengusung konsep tabletop B2B (Business to Business) ini mempertemukan sekitar 100 pelaku usaha pariwisata di seluruh Indonesia, dengan sekitar 400 travel agent dari luar negeri maupun dalam negeri, dengan target transaksi Rp 25-30 milyar.

Tahun ini ITM 2017 mendapat kehormatan sebagai bagian dari kegiatan ASEAN@50 Sky Caravan, di mana 6 maskapai penerbangan ASEAN akan menerbangkan travel agent dan media dari seluruh dunia ke Jakarta, untuk mengikuti ASEANTA (ASEAN Tourism Association) Excellence Award Gala Dinner dan famtrip yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata RI.

Menurut Bahriyansyah – founder & penasehat ASPPI, selama 9 tahun ASPPI berdiri, setiap daerah secara swadaya berinisiatif menyelenggarakan travel mart sebagai ajang untuk memperkenalkan serta mempromosikan daerahnya masing-masing.

Dalam acara-acara tour yang diadakan setelah business meeting, para tamu diundang untuk tour ke destinasi-destinasi wisata baru yang belum dijual secara umum.

Sepanjang tahun ini, ASPPI selain di Jakarta, juga menggelar event di Gili Air Lombok, Jogya, Batam, Pesisir Jawa Tengah, Riau, Bangka, Cirebon, Makassar, Garut, Manado, Bukittinggi, Semarang, Banten, Bali, Medan, Sabang.

“ASPPI merupakan asosiasi yang anggotanya terdiri dari para pelaku industri pariwisata yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan banyaknya kegiatan-kegiatan ASPPI, maka timbullah rasa persaudaraan dan kerjasama yang kuat antar anggota,” papar Djohari Somad – ketua umum ASPPI periode 2016-2020.

Sebagai asosiasi pariwisata, ASPPI tidak hanya turut serta berpartisipasi mengembangkan potensi wisata daerah dan memajukan pariwisata Indonesia, tapi juga mengemban misi khusus untuk membina tenaga kerja di sektor pariwisata Indonesia.

“ Tercatat dalam kalender kegiatan ASPPI yakni pelatihan pajak, digital marketing, asuransi perjalanan, dan sertifikasi,” tambah Djohari Somad.

Dia mengharapkan, dukungan dari Kementerian Pariwisata Indonesia serta Dinas Pariwisata Daerah akan membuat agenda tahunan travel mart di berbagai daerah mampu mengakomodasi kebutuhan pelaku industri pariwisata.

“ Semakin banyak travel mart di berbagai daerah akan semakin banyak peluang menampilkan destinasi wisata potensial di berbagai wilayah di Indonesia sehingga pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke berbagai wilayah Indonesia akan meningkat,” tandasnya.

LEAVE A REPLY