Asian Games 2018, 170 Ribu Turis Asing Diprediksi Datang

0
228
Sejumlah pengunjung berfoto di depan layar hitung mundur Asian Games 2018 yang ada di kompleks Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (18/8). Pelaksanaan hitung mundur (countdown) pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang tepat dilakukan satu tahun atau 365 hari menjelang perhelatan olah raga terbesar se-Asia tersebut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww/17.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Dua kota yang menjadi penyelenggara adalah Jakarta dan Palembang, yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018, yang dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Pesta olahraga akbar ini diikuti negara yang berpartisipasi sebanyak 45 negara yang mengikuti 462 event dalam 40 cabang olahraga

Asian Games 2018 ini diklaim pemerintah tidak hanya ajang olahraga internasional, melainkan juga pembuktian kepada dunia internasional bahwa Indonesia saat ini terus berkembang, baik dari sisi ekonomi maupun infrastruktur hingga pariwisata.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihatono menjelaskan berbagai persiapan saat ini terus dilakukan untuk mensukseskan ajang internasional tersebut.

“Asian Games itu tidak hanya ajang olahraga, tapi bagaimana kita bisa memperoleh dampak ekonomi dari perhelatan itu. Penyelenggaraan Asian Games akan gagal jika para wisatawan mancanegara itu tidak melakukan spending,” ucap Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id. Kamis (28/06/2018).

Dari hasil koordinasi dengan INASGOC, diperkirakan akan ada setidaknya 170 ribu wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi Indonesia. Wisman itu mulai dari atlet, official, suporter dan warga asing yang akan menyaksikan ajang ini. “Itu baru wisman, belum lagi wisatawan domestik,” tegasnya.

Untuk meningkatkan spending tersebut, BPTJ juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta untuk juga menyediakan paket wisata sekaligus moda transportasinya.

Paket wisata yang coba ditawarkan di antaranya paket wisata sejarah, paket wisata budaya dan lain sebagainya. Objek andalan yang ditawarkan seperti Monas, Kota Tua, dan berbagai wisata di DKI Jakarta dan sekitarnya. “Makanya kita betul-betul siapkan rekayasa lalu lintasnya agar semua yang ada di Jakarta khususnya itu nyaman dan berkesan,” ucap Bambang. (redaksi@bisniswisata.co.id )

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.