Asap Selimuti Bandara Hang Nadim, 19 Penerbangan Dibatalkan

0
1180
Kabut Asap ganggu penerbangan (foto: Okezone.com)

BATAM, test.test.bisniswisata.co.id: Sebanyak 10 penerbangan tujuan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan 9 penerbangan sebaliknya dibatalkan akibat asap pekat kebakaran hutan masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera daratan.

Berdasarkan informasi monitor jadwal penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, penerbangan tujuan Batam yang dibatalkan adalah Lion Air JT 964 dari Bengkulu yang seharusnya mendarat pukul 12.15 WIB.

Lion Air JT 236 dari Pekanbaru sesuai jadwal mendarat pukul 12.20 WIB. Nam Air IN 9035 dari Medan yang seharusnya mendarat pukul 12.50 WIB. Lion Air dari Padang pukul 14.20 WIB, Citilink dari Pekanbaru pukul 16.10 WIB

Selain itu, penerbangan Citilink dari Surabaya pukul 16.40 WIB juga batal, Lion Air dari Pekanbaru pukul 16.55 WIB, Lion Air dari Padang pukul 17.50 WIB, Lion Air dari Jakarta 18.25 WIB, dan Citilink dari Padang yang seharusnya mendarat pukul 19.20 WIB.

Penerbangan dari Batam yang batal adalah Lion Air JT 827 tujuan Padang pada pukul 11.25 WIB, Citilink tujuan Pekanbaru pukul 13.40 WIB, Lion Air tuuan Pekanbaru pukul 14.35 WIB, Citilink tujuan Padang pukul 16.40 WIB, Citilink tujuan Surabaya pukul 17.10 WIB.

Sriwijaya tujuan Jakarta pukul 18.05 WIB, Lion Air tujuan Jambi pukul 18.20 WIB, Lion Air tujuan Palembang pukul 18.30 WIB dan Lion Air tujuan Jakarta pukul 19.05 WIB.

Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso mengatakan pembatalan penerbangan dari Sumatera daratan atau pun dari Batam rata-rata karena dampak asap pekat sehingga tidak memungkinan penerbangan. Ada sejumlah pembatalan penerbangan termasuk tujuan Sumatera daratan akibat tengah masuk musim sepi penumpang.

“Untuk yang ke Sumatra daratan khususnya Jambi, Pekanbaru, Medan memang karena asap pada bandara tujuan. Karena untuk Batam sebenarnya tidak ada masalah. Masih aman untuk penerbangan. Namun untuk tujuan luar Sumatera rata-rata karena sepi penumpang,” kata dia.

Ia berharap, kabut asap yang menyelimuti Sumatera daratan segera hilang sehingga jadwal penerbangan kembali lancar. “Dengan kondisi seperti ini, kami juga kehilangan potensi pendapatan hingga ratusan juta akibat banyaknya pembatalan,” kata Suwarso seperti dilansir laman Antara, Sabtu (12/09/2015). (*)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.