ANTRABEZ, Berkarya Indah dari Balik Terali Besi

0
167

DENPASAR, bisniswisata.co.id,- LAMPU sorot menerangi panggung utama Denpasar Festival 2017. Suasana tampak riuh. Publik penikmat musik terkejut, terkesima ketika enam pemuda melangkah tegap naik ke atas panggung. Tak ada yang menyangka mereka adalah narapida. Kok bisa “berkeliaran” di luar lapas, bermusik di areal publik?

Ya, Antrabez memang lain, band ini terdiri dari para napi (warga binaan)—Anak Terali Besi— dari Lapas Kerobokan Bali. Mereka mendapat fasilitas karena prestasi, minat, niat baik dan produktif meski dalam keterbatasan ruang dan waktu. Beberapa mereka masih menjadi menjalani “ujian” di balik terlasi besi, beberapa sudah memasuki masa sosialisasi. Mengisi acara pada sebuah festival, mereka tetap mendapat pengawasan dan pengawalan dari beberapa sipir berpakaian bebas.

“Penjara yang sekarang, bukan hanya sebuah tempat untuk membuat orang menjadi jera, atas kesalahan yang mereka lakukan. Tetapi lebih dari itu, segenap jajaran Lapas Kerobokan Bali ingin membuat mereka tetap dapat berkreativitas lebih, meski raga terkurung di dalam penjara, ” ungkap Putu Arya Subawa selaku Kasubsibimkemaswat Lapas Kerobokan Bali, menjawab pertanyaan- pertanyaan yang berkecamuk di hati pengunjung Denpasar Festival ke 10 yang digelar di jantung kota Denpasar.

Antrabez (Anak Terali Besi) merupakan band pelopor pertama di Asia yang anggotanya terdiri dari para narapidana Lapas Kerobokan Bali. Mereka menciptakan karya di dalam penjara, dan tak elak, band ini sungguh tampil memukau ribuan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan mereka dalam acara Denpasar 2017 malam (29/12).

Lima lagu original dari Antrabez mereka bawakan, dua lagu di antaranya adalah lagu-lagu dari album kedua mereka yang segera dirilis 2018 nanti. Salah satu lagu mereka di album pertamanya, “Syukuri Ujianmu”, nampaknya sudah tidak asing lagi di telinga publik, sehingga pada saat lagu ini mereka tampilkan, ribuan penonton yang hadir di Lapangan Puputan Denpasar,  mengiringi Antrabez untuk menyanyikan lagu ini bersama.

Publik hafal dengan lagu “Syukuri Ujianmu” ini, yang memang sempat menjadi soundtrack sinetron religi di salah satu televisi swasta. Lagu ini sekaligus menjadi lagu penutup penampilan mereka di ajang Denpasar Festival 2017 ini. Begitulah, Antrabez, hadir memenuhi denyut nadi kota Denpasar, dan mereka siap untuk menyapa kota-kota lain dengan karya mereka sekaligus menunjukkan bahwa terali besi tidak mampu mengekang kreativitas berkesenian. Tembang adalah bahasa universal tanpa pembatas. *dwi

LEAVE A REPLY