Annisa Tour tawarkan paket wisata berlebaran di Banjarmasin

0
1183
Sahur on the road di Mesjid Sultan Suriansyah, yang terletak di Kampung Kuin (Kampung Asli masyarakat Banjarmasin dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah bagian dari paket wisata Lebaran Annisa Tour. (foto repro )

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Menikmati wisata Lebaran dengan kegiatan pulang kampung menjadi perhatian Annisa Tour Banjarmasin bagi mereka yang ingin melewati wisata spiritual kental dengan silaturahim,kata Ristiaty Fairid, Managing Director PT Annisa Purnama Wisata, hari ini.

“Libur Lebaran kami menawarkan paket wisata di Banjarmasin mulai 14 Juli-18 Juli 2015. Kami optimistis peminat selain warga keturunan Banjar di berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta dan kota besar lainnya juga masyarakat lainnya yang ingin menikmati suasana Lebaran di daerah.” Ujarnya.

Menurut Risty, paket ini sasarannya menarik mereka yang ingin pulang kampung bersama untuk keluarga kecil 4-5 orang maupun keluarga besar hingga diatas 20 orang jika ingin memiliki pengalaman suasana Lebaran di daerah. Paket lima hari empat malam yang ditawarkannya belum termasuk tiket pesawat dari kota asal.

“Paket yang ditawarkannya untuk 4-5 orang seharga Rp 2,8 juta/orang dan untuk peserta yang mencapai 21 orang ke atas biayanya Rp 1,9 juta/orang di luar harga tiket pesawat. Pasalnya konsumen sekarang sudah biasa memesan tiket pesawat secara online di situs-situs terkemuka. Di sini kami tinggal menyediakan hotel ,transportasi dan supir, konsumsi, parkir,dan guide bila peserta lebih dari 20 orang,” jelas Ristiaty Fairid.

Hari pertama setelah tiba di Bandara Syamsudin Noor, peserta tour akan dijemput dan langsung menuju Pasar Wadai Ramadhan, menikmati suasana pasar kue khas Banjar yang hanya berlangsung saat bulan Ramadhan. Pasar ini sekaligus menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami kekayaan kuliner dari suku Banjar.

Tidak heran Pasar Wadai Ramadhan ini banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Berbagai komunitas photografi juga menjadikan pasar ini sasaran bidik yang menghasilkan banyak momen serta pengalaman hunting foto yang menyenangkan.

Dari pasar, tamu lalu menuju hotel untuk proses check in sekaligus berbuka puasa dan makan malam. Menikmati suasana Ramadhan dilanjutkan dengan melaksanakan Ibadah shalat Tarawih bergabung dengan masyarakat Kota Banjarmasin di Mesjid Al Jihad Banjarmasin.

Di hari kedua Annisa Tour mengajak peserta untuk ziarah ke Martapura sambil mencari batu akik unggulan yang sedang tren. Kegiatan Sahur on the road dan sholat subuh dilakukan menuju Desa Kelampaian Kecamatan Astambul untuk berziarah di Makam Syech Arsyad Al-Banjari.

Bagi warga kalimantan, khususnya kalimantan selatan, nama tersebut sudah sangat tidak asing di telinga. Beliau adalah ulama besar di tanah banua yang pertama kali menyebarkan syiar islam di Kalimantan dan sekitarnya. Lokasi makam beliau terletak di sebuah wilayah di Martapura yang disebut Kelampayan, sehingga orang orang juga mengenal julukannya sebagai Datuk Kalampayan.

Sholat Dzuhur di Mesjid Al-Karomah yang merupakan Mesjid terbesar di Kota Martapura. Peserta tour lalu melanjutkan perjalanan menuju pusat pertokoan Cahaya Bumi Selamat untuk berbelanja souvenir batu akik maupun permata maupun kain sasirangan, khas Kalimantan Selatan.

Sholat Ashar di Mesjid Arraudah dilanjutkan dengan Ziarah ke Makam KH. Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul), ulama Kharismatik dari Kalimantan Selatan. Setelah kembali ke Banjarmasin untuk buka puasa, peserta kembali menuju Mesjid Al Jihad untuk melaksanakan Sholat Tarawih Bersama.

Hari ketiga pada 16 Juli, kegiatan  masih diisi dengan wisata religi. Jam 02.00 WITA tengah malam peserta dijemput dihotel untuk perjalanan menuju Mesjid Sultan Suriansyah, yang terletak di Kampung Kuin (Kampung Asli masyarakat Banjarmasin) untuk melakukan sahur bersama dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah dan dapat membayar zakat fitrah di mesjid ini.

Selesai sholat subuh perjalanan naik perahu motor untuk melihat masyarakat asli Banjar bertransaksi jual beli kebutuhan sehari-hari di atas perahu. Perjalanan dilanjutkan ke makam Sultan Suriansyah , ziarah Makam Habib Al Babasyim di Mantuil Basirih  dan ziarah Makam Surgi Mufti di Kampung Sei Jingah. Perjalanan singgah di Kampung Sasirangan untuk berbelanja Souvenir Khas Banjar

Menikmati suasana malam takbiran dan buka puasa dilaksanakan di Mesjid Raya Sabilal Muhtadin. Usai berbuka dan sholat, peserta dapat berbaur dengan masyarakat yang melakukan tradisi takbiran di mesjid, membunyikan tetabuhan tanda merayakan Hari Kemenangan  sebelum akhirnya kembali ke hotel.

Hari ke empat seiring tibanya Hari Raya Idul Fitri pada 17 Juli 2015, kegiatan sholat Ied akan dilaksanakan di Mesjid Raya Sabilal Muhtadin bersama masyarakat kota Banjarmasin dilanjutkan dengan bersilaturahmi di Kediaman Gubernur Kalimantan Selatan. Setelah itu acara bebas mengunjungi kerabat atau keluarga yang ada di kota ini.

Paket wisata berakhir di hari kelima dimana peserta pulang ke kota asal masing-masing dilakukan pada hari kedua Lebaran. Peserta akan dijemput ke hotel untuk menuju Bandara Syamsudin Noor, Pihaknya berharap paket Lebaran yang ditawarkannya dapat memberikan nuansa Lebaran yang berbeda penuh dengan aktivitas spiritual sebelum kembali menghadapi rutinitas kegiatan di kota asal. ( hildasabri@yahoo.com)

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.