Angkor Wat Dikunjungi 2 Juta Wisman, Borobudur cuma 250.000 Wisman

0
636

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Situs Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merupakan salah satu warisan dunia yang ditetapkan UNESCO. Borobudur setara dengan Angkor Wat (Kamboja) dan George Town (Malaysia). Sayangnya jumlah kunjungan wisatawan di Borobudur tidak sama dengan kedua lokasi di Malaysia dan Kamboja itu.

“Angkor Wat pengunjungnya sampai 2 juta wisatawan mancanegara (wisman) orang per tahun, sementara Borobudur hanya 250 ribu wisman orang per tahun. Ini yang harus kita kejar. Kami bertekad menjadikan Borobudur menjadi destinasi wisata spiritual bagi umat Buddha dari seluruh dunia,” papar Tenaga Ahli Menteri Bidang Pembangunan Regional Kemenko Kemaritiman Bambang Susanto Priohadi dalam acara diskusi pariwisata di Jakarta, Rabu (23/3/2016).

Dilanjutkan, untuk mengejar target kunjungan wisman ke Borobudur, pemerintah segera mengeluarkan Peraturan presiden (Perpres) tentang pembentukan badan otorita pariwisata Borobudur, yang ditargetkan selesai akhir Maret 2016. Pembentukan badan otoritas pariwisata di wilayah ini, akan menata pengelolaan di kawasan Borobudur yang saat ini ditangani empat manajemen. “Empat manajemen ini terkait pengelolaan Borobudur, tamannya, pemerintah daerah serta masyarakat. Makanya ini harus segera ditangani,” paparnya.

Segera setelah Perpres keluar, sambung Bambang, akan segera disusun “master plan” pengembangan pariwisata Borobudur dan langsung memulai pembangunan infrastruktur pendukung. “Kemenko Kemaritiman bekerja sama kementerian terkait melakukan sembilan langkah pengembangan Borobudur, di antaranya penetapan tiga Perpres, manajemen pengembangan kawasan, penyiapan kawasan Bukit Menoreh, penataan dan pembangunan Zona 1 dan Zona 2 serta peningkatan akses udara ke kawasan,” jelasnya.

Kemudian, peningkatan akses darat ke kawasan, pengembangan industri penunjang wisata spiritual, penggalakan kampanye kampanye “bersih ramah” bagi masyarakat dan promosi pariwisata spiritual, sambungnya.

Sebelumnya, sejumlah agen wisata asal Korea Selatan yang diundang oleh Kementerian Pariwisata mengunjungi objek wisata di Yogyakarta berjanji akan membawa lebih banyak wisatawan asal negaranya ke Indonesia. Dan bakal mengirim sebanyak 100 orang wisatawan pada tahun 2016. “Kami akan mempromosikan Yogyakarta, terutama Borobudur kepada para klien kami. Kami bersemangat untuk mengirim lebih banyak wisatawan lagi ke sini,” kata pemilik agen wisata Click Tour, Lee Ki Dong.

Sementara perwakilan dari Welcome Tour, Suh Eul Mee menyatakan akan menambah rencana perjalanan wisata ke Yogya untuk menarik minat para kliennya. “Kami akan membuat rencana perjalanan wisata yang lebih baik, yakni satu hari di Jakarta dan dua hari di Yogyakarta,” kata Suh yang menjabat sebagai Vice President Welcome Tour.

Selama ini, kata dia, jadwal wisata di perusahaannya yang ditawarkan ke wisatawan yang berminat untuk mengunjungi Yogya, terdiri dari paket dua hari di Yogya dan dua hari di Bali. “Nanti jika memungkinkan, kami akan menambah jadwal wisata untuk ke Jogja. Kalau jadwal wisata yang lama akan tetap ada,” katanya.

Sementara saat ditanyai target capaian wisatawan ke Indonesia kedepan, pihaknya belum bersedia menyebutkan angka pastinya. “Akan meningkat, tapi nggak tahu berapa,” kata Suh. (*/a)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.