Album Doa dan Shalawat Tabina 165 media syiar alumni ESQ

0
1764

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Grup Shalawat Tabina 165 meluncurkan album religi bertajuk Doa dan Shalawat berisikan sembilan lagu yang menjadi sarana syiar dan beramal dari 30 anggotanya yang merupakan para alumni training ESQ. Sedikitnya 2000 album langsung terjual pada peluncurannya di Menara 165, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2015).

“Karena grup shalawat ini alumni dari pelatihan emotional spiritual quotient ( ESQ) maka kami memakai sebutan para wanita pengikut Nabi Muhammad SAW yaitu Tabina dan 165 adalah Ihsan, 6 rukun Iman dan 5 Rukun islam ( 165), kata Hj Anna Rohim, pendiri Tabina yang juga ibunda dari Ary Ginanjar Agustian, pendiri ESQ Leadership Traning Centre.

Album CD dengan cover Bukit Thursina itu sengaja menjadi pilihan mengingatkan kisah Nabi Musa saat mendapatkan wahyu dari Allah SWT. Hj Anna Rohim berharap dengan mendengarkan album ini maka alumni ESQ dan masyarakat pada umumnya yang beragama Islam lebih sering bershalawat pada Nabi Besar Muhammad SAW.

Group shalawat Tabina yang terdiri dari ibu rumah tangga, pramugari, pengusaha, dokter dan para professional lainnya terbentuk pada November 2012 karena para alumni merindukan pertemuan, suasana kebersamaan yang bernuansa spiritual di saat training sehingga selain menyelenggarakan pengajian rutin lahir pula group shalawat ini.

tabina

Lea Irawan, salah satu pendiri Tabina 165 mengatakan untuk pemasaran album Doa dan Shalawat ini selain melalui korda dan korwil Forum Komunikasi Alumni ( FKA) ESQ di berbagai daerah di Indonesia maupun di mancanegara baik di Asia, Eropa hingga Amerika.

“Peluncuran hari ini saja terjual sedikitnya sudah 2000 keping jadi kami optimistis dengan 1,4 juta alumni selain terjual di kalangan sendiri juga dapat terserap di masyarakat muslim,” lanjutnya.

Hasil penjualan dari album sepenuhnya akan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan sosial yang dibentuk oleh para alumni. Program-program tersebut diantaranya: ESQ Peduli Pendidikan, Peduli Kesehatan, aksi Peduli Gempa, Lentera 165 yaitu program pemberian dana bergulir bagi masyarakat yang tidak mampu, AWAL (Aksi Wakaf Al Quran), Beasiswa SOS (Satu Orang Satu, yaitu satu orang alumni membiayai satu orang anak asuh) dan masih banyak aksi sosial lainnya.

Berisikan sembilan lagu, diawali dengan lagu Ar Rahman, Asmaul Husna, Assalamualaika, Labbaik Allhuma Labaik, Mahal Qiyam, Qiyamullail, Sholawat nabi,, Tasbih dan ditutup dengan lagu berjudul Ya Nabi Salam. Senandung lagu-lagu ini dinyanyikan oleh tiga vokalis a.l Kiki Kartika, mantan finalis Putri Indonesia yang rajin mengikuti ajang lomba menyanyi, Lisda Rawadha dan Mira Indrasari, salah satu penyanyi istana di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

tabina 2

Bergabung dan membina group shalawat ini ternyata membuat Bunda Isye, misalnya, mampu menciptakan lagu berjudul Ar Rahman setelah selesai sholat tahajud yang terinspirasi materi Outer Journey dalam training Personal Transformation sebagai basic training yang diberikan ESQ Leadership Center.

“Menciptakan lagu adalah suatu hal yang tidak pernah terbayangkan oleh saya tapi ternyata gambar mawar merah yang terpampang saat training menggambarkan Surat Ar Rahman ayat 37 membuat saya mampu menulis lirik-lirik lagu itu dibantu Kang Yadi untuk arransement lagunya,”kata Bunda Isye.

Lagu ciptaannya itu memjadi lagu pembuka dari album berisi sembilan lagu, yaitu Ar-Rahman, Asma’ul Husna, Assalamualaika, LabbaikAllahumma Labaik, Mahal Qiyam, Qiyamulail, Shalawat Nabi, Tasbih dan Ya Nabi Salam.

Ridwan Mukri, produser dari album Tabina 165 ini mengatakan album ini adalah buah kegiatan dari para alumni yang tergabung dalam FKA ESQ DKI. Peluncurannya di ruang Alhambra Gedung Menara 165 merupakan bentuk kontribusi untuk mencapai cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2020. Indonesia Sejahtera tahun 2030 dan Indonesia Adidaya pada 2045, cita-cita luhur dan mulia dari para alumni untuk kemajuan bangsa. (hildasabri@yahoo.com)

 

LEAVE A REPLY