Akibat Crosswind, Garuda Indonesia Telat Landing Dua Jam

0
298
Garuda Indonesia jenis ATR 72-600

SABANG, Bisniswisata.co.id: Maskapai Garuda Indonesia jenis ATR 72-600, Jumat (14/7/2017) telat mendarat (Landing) selama dua jam di Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang, Provinsi Aceh karena angin bergerak kencang dari samping (crosswind) landasan bandara ketika pesawat tersebut hendak mendarat.

“Kemarin, Jumat (14/7/2017) landingnya telat dua jam karena angin crosswind di landasan bandara. Keputusan ini diambil oleh pilot demi keselamatan penerbangan,” kata Branch Manager Garuda Indonesia Sabang Puji dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7/2017).

Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 kapasitasnya 76 penumpang rutin melayani rute penerbangan Bandara Internasional Kuala Namu (Medan) tujuan Bandara Internasional Maimun Saleh, Sabang, Aceh dalam sepekan dua kali, yakni Jumat dan Minggu.

Branch Manager Garuda Indonesia Sabang juga menjelaskan, semula direncanakan pesawat mendarat pukul 11:30 WIB karena angin crosswind di landasan bandara, makanya landing telat dan ini murni karena cuaca buruk.

“Pesawat baru bisa mendarat dengan baik sekira pukul 13:30 Wib dan saat angin crosswind itu tidak boleh gegabah serta panik, pilot pasti akan mengambil keputusan terbaik demi keselamatan,” katanya lagi.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Sabang mengimbau pengguna jasa pelayaran Sabang – Banda Aceh dan sebaliknya, serta jasa penerbangan Sabang-Kuala Namu (Medan) untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrim di wilayah tersebut selama tiga hari ke depan.

“Secara umum kondisi kecepatan angin untuk wilayah Sabang dan sekitarnya berkisar antara 8 hingga 35 knot atau 14-70 km/jam. Untuk itu, kami mengimbau pengguna jasa pelayaran dan penerbangan agar dapat mewaspadai potensi cuaca ekstrim tersebut sampai tiga hari ke depan,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Cut Bau Maimun Saleh, Sabang, Siswanto. (*/RLS)

LEAVE A REPLY