Agrowisata Bunga Krisan, Gerbang Wisata Baru di Bukit Menoreh

0
22
Agrowisata bunga krisan di Kulon Progo (Foto: Miss Risna)

KULON PROGO, Bisniswisata.co.id: Kulon Progo serius membangun pariwisata. Kini, membangun destinasi baru Agrowisata bunga Krisan Gerbosari untuk mendukung Kawasan Strategis Pembangunan Nasional Borobudur. Kawasan Agrowisata bunga Krisan Gerbosari di Kecamatan Samigaluh itu, menggunakan tanah kas desa seluas 1,2 hektare juga didukung lahan milik warga.

“Agrowisata Krisan Gerbosari dirancang sebagai gerbang wisata di Bukit Menoreh. Pengembangan agrowisata ini ingin menggerakan perekonomian warga sehingga mandiri secara ekonomi,” ungkap Ketua Asosiasi Seruni Menoreh Bunga Potong Kulon Progo Suharso di Kulon Progo, seperti dilansie laman Antara, Rabu (14/02/2018).

Saat ini di Gerbosari ada 120 kubung tersebar di lahan-lahan penduduk dan tanah kas desa. Meski banyak warga budi daya krisan, namun petani krisan belum mampu memenuhi permintaan dalam jumlah banyak. Petani memasok bunga krisan ke Wates, Kota Yogyakarta, dan Purworejo setiap Senin dan Kamis. “Permintaan bunga krisan sangat tinggi, tapi budi daya krisan sangat terbatas,” katanya.

Menurut dia, kendala utama pengembangan Agrowisata Krisan Gerbosari adalah sumber daya manusia yang sudah tua, sehingga tidak mampu menggunakan teknologi dalam budi daya krisan. “Petani yang usianya di atas 50 tahun, penanaman bunga krisan masih tradisional, sedangkan petani usia di bawah 50 tahun secara bertahap menggunakan teknologi sehingga hasilnya semakin bagus,” katanya.

Kepala Desa Gerbosari Damar mengatakan pemerintah desa mendukung masyarakat membudidayakan bunga krisan. Budi daya krisan akan menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendukung perkembangan pariwisata di Kecamatan Samigaluh. “Di Desa Gerbosari sudah terdapat puluhan kubung bunga krisan. Hasil panen cukup bagus dan mampu menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat,” katanya.

Pemdes Gerbosari mengharapkan masyarakat membangun kubung bunga krisan di jalur-jalur wisata yang diharapkan menjadi wisata alternatif dan mempercepat pertubuhan pariwisata.

Di DIY, budi daya krisan dikembangkan di Sleman dan Kulon Progo, dan dilakukan uji coba di kawasan Gunung Api Purba Gunung Kidul.
“Potensi geografis di Gerbosari sangat mendukung untuk budi daya krisan. Kami akan membentuk kelompok pelaku budi daya krisan supaya mengembangkan kawasan bunga krisan menjadi wisata bunga,” katanya. (NDHYK)

LEAVE A REPLY