6 Rute Baru Persembahan Sriwijaya Air

0
126
Sriwijaya Airlines mendarat di Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Balitung, setelah sehari sebelumnya penerbangan ke destinasi wisata itu lumpuh total. (foto; Hilda Sabri Sulistyo)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sriwijaya Air Grup akan menerbangi enam rute baru secara langsung yang akan dilayani satu kali setiap hari. rute yang bakal diterbangi adalah Jakarta-Sampit PP, Jakarta Pangkulan Bun PP, Makassar Mamuju PP, Pangkalan Bun-Semarang PP, dan Jakarta-Yogyakarta PP.

“Pembukaan rute ini karena pertama untuk rute Jakarta-Sampit dan Jakarta-Pangkalan Bun, itu potensi sawitnya sangat besar,” kata Direktur Komersil Sriwijaya Air Group Toto Nursatyo dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id. Kamis (15/06/2017).

Dia menerangkan ada sekitar 200.000 hektare di Pangkalan Bun dan 150.000 hektare di Sampit yang sudah dimulai pada lima tahun lalu.
“Saat ini sudah mulai panen dan kami yakin lima tahun lagi akan menjadi lumbung kelapa sawit,” katanya sambil menambahkan terdapat konservasi orangutan yang menjadi potensi menarik pariwisata.

Memasuki periode arus mudik Lebaran 1438 H, Sriwijaya Air Group membuka rute baru yaitu Banyuwangi-Jakarta PP. Rute penerbangan ini secara resmi akan dioperasikan mulai Jumat (16/6/2017), tambah Senior Manager Corporate Communications PT Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono,

Dibukanya rute baru ke Banyuwangi, lanjut dia, sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperluas pasar penerbangan domestik menjelang lebaran. “Langkah ini juga upaya untuk optimalkan kebutuhan penumpang menghadapi angkutan selama ramadan dan mudik lebaran,” kata Agus

Penerbangan dari Jakarta menuju Banyuwangi milik Sriwijaya Air Group akan dilayani satu kali setiap hari dengan menggunakan pesawat Boeing 737 500 yang memiliki kapasitas 120 kursi. Jadwal penerbangannya yaitu pesawat diterbangkan dari Jakarta pukul 07.05 WIB, tiba di Banyuwangi pukul 08.35 WIB. Untuk rute sebaliknya berangkat dari Banyuwangi pukul 09.05 WIB dan akan tiba kembali di Jakarta pada pukul 10.30 WIB.

Dilanjutkan untuk sementara jadwal penerbangan dilakukan satu kali setiap hari, namun tidak menutup kemungkinan nantinya akan dijadwalkan lebih banyak lagi. “Untuk awal satu kali dulu, tapi tiap hari. Ke depan bisa kami tambah karena kami optimistis Banyuwangi ini terus berkembang,” jelasnya.

Dibukanya peenrbangan ke Banyuwangi lantaran Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini memiliki potensi pasar yang menjanjikan. “Pariwisata Banyuwangi terus berkembang, sektor usaha juga bergeliat. Selain itu, ada sektor pendidikan yang banyak diakses orang luar kota seiring hadirnya sejumlah kampus negeri di Banyuwangi,” papar dia. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY