5-7 Desember 2014, PESTA BONEKA #4 di Yogyakarta

0
1028

YOGYAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Sepuluh negara ambil bagian dalam PESTA BONEKA #4. Festival teater boneka berskala internasional yang digelar Papermoon Puppet Theatre, kini giliran Yogyakarta sebagai tuan rumah. Event yang digelar dua tahun sekali ini, akan digelar di Yogyakarta pada 5-7 Desember 2014.

PESTA BONEKA #4 yang mengangkat tema: Intimacy; keintiman, kedekatan merupakan jawaban atas pertanyaan semakin berjaraknya hubungan satu orang dengan orang yang lain. Bahwa perjumpaan, perbincangan kini semakin banyak terjadi di dunia maya daripada di dunia nyata.

Melalui festival ini, Papermoon Puppet Theatre ingin membuat orang-orang berinteraksi dengan lebih dekat, merayakan
perjumpaan dengan lebih akrab, baik antar seniman peserta, antar penonton dan tentu saja antara seniman dan penonton
festival.

PESTA BONEKA #4 akan menjadi ruang interaksi yang berbeda dengan festival serupa, yang selain menyajikan pertunjukan, instalasi interaktif, presentasi dan workshop, para seniman juga akan memasak dan berinteraksi langsung dengan warga Dusun Kepek, Timbulharjo, Bantul dan para pengunjung.

Berbeda dengan 3 festival lalu, kali ini Papermoon Puppet Theatre akan menghadirkan 12 kelompok seniman lintas disiplin dari 10 negara untuk menjadi partisipan. Kenapa kali ini menghadirkan seniman lintas disiplin, dan bukan hanya seniman teater boneka saja.

Karena Papermoon Puppet Theatre ingin menghadirkan peluang lain bagi para seniman, juga bagi para penonton untuk menikmati seni teater boneka dengan kacamata yang beragam. Tiga dari kelompok seniman mancanegara itu bahkan datang lebih awal untuk berkolaborasi dengan Papermoon Puppet Theatre dan juga dengan masyarakat Desa Kepek, Timbulharjo, Bantul.

Para peserta festival PESTA BONEKA #4 adalah Jae Sirikarn Bunjongtad (Thailand), ANINO Shadowplay (Philippines), Belen Rubira (Spanyol), Bernd Odgronik & Hildur M. Jonsdottir (Islandia), Cake Industries (Australia), Polyglot Theatre (Australia).

Juga, Gnayaw Puppet ( Indonesia, Mexico, Spanyol), Tamas Kovacs & Marta Sieczak (Hungaria & Polandia), Tokyo Independent Collaboratory (Jepang), Anak Muda Bicara Teater (Indonesia), Wayang Bocor (Indonesia) dan Papermoon Puppet Theatre (Indonesia) (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.