5 – 7 Agustus 2016, Dieng Culture Festival 2016

0
689

DIENG, test.test.bisniswisata.co.id: Dieng Culture Festival 2016 kembali diselenggarakan. Acara kesenian, budaya dan pariwisata ini, begitu menarik dengan menyuguhkan pengalaman berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ragam acara Dieng Culture Festival 2016 akan dimulai pada 5 hingga 7 Agustus dengan acara pembukaan bertempat di Kompleks Candi Arjuna.

Saksikan penampilan musik dari Kyai Kanjeng beserta Cak Nun. Acara berakhir pada sore agar Anda juga dapat menikmati Matahari terbenam di Bukit Skuter yang dapat ditempuh hanya 15 menit dari Desa Dieng Kulon.

Usai menikmati Matahari terbenam, Anda diajak bersiap menyaksikan pertunjukan Jazzatasawan yang digelar di panggung utama, timur Kompleks Candi Arjuna. Pertunjukan musik di tengah suhu 2,5 derajat celcius itu akan menampilkan sejumlah musisi jazz dari pelosok Tanah Air.

Keesokan harinya, 6 Agustus 2016, Anda bisa menikmati Matahari terbit di berbagai puncak Dataran Tinggi Dieng. Misalnya Puncak Sikunir, Prau, Pakuwaja atau Pangonan. Disarankan untuk memulai pendakian pukul 02.00-04.00 agar tidak terjebak macet pada saat mendaki.

Di hari yang sama setelah melihat Matahari terbit, Anda diajak mengikuti acara “Jalan Kaki Kelilingi Kampung” di Dataran Tinggi Dieng, diakhiri penerbangan ribuan balon gas dan minum purwaceng bersama. Panitia akan menyediakan sejumlah doorprize untuk peserta jalan kaki keliling kampung. Titik start dan finish adalah Kompleks Gedung Soeharto-Withlam, Dieng.

Masih di 6 Agustus, ikuti ragam pertunjukan seni yang tersebar di berbagai lokasi, baik di panggung utama maupun panggung khusus budaya. Lokasinya tersebar di Telaga Warna, Kawah Sikidang, maupun lokasi wisata alam lainnya. Malam harinya digelar pertunjukan musik akustik, stand up comedy dan penerbangan sekira 5000 lampion, serta kembang api. Diperkirakan ada 15 ribu letusan kembang api akan menghiasi langit Dieng setelah penerbangan lampion usai.

Acara puncak rangkaian ruwat rambut gimbal diselenggarakan pada 7 Agustus 2016. Khusus acara kirab budaya, panitia membuka kesempatan bagi pengunjung yang berminat terlibat ikut kirab budaya sebanyak 80 orang. Anda yang tertatik bisa mendaftar ke pihak panitia.

Setelah kirab budaya keliling Dieng, rangkaian ritual potong rambut selanjutnya adalah Dharmasala. Sejumlah anak berambut gembel akan dicukur rambutnya oleh sejumlah tokoh yang ditunjuk oleh panitia penyelenggara untuk mencukur, dipimpin oleh pemimpin spiritual suku Dieng, Mbah Naryono.

Sementara itu, di kompleks candi Arjuna akan ada upacara pemotongan rambut, dipanggung budaya ada pagelaran wayang kulit khusus ritual, dan berbagai pertunjukan seni tradisi di panggung atau lokasi lain yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY