4 Juta Turis Diraih, Industri Wisata Purwakarta Makin Berkibar

0
45
Taman Sri Baduga Purwakarta

PURWAKARTA, Bisniswisata.co.id: Kerja keras diiringi langkah cerdas Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), dalam membangun industri pariwisata akhirnya membuahkan hasil. Langkah ini patut dicontoh daerah lain di Indonesia. Hasilnya, selama 2017 kunjungan turis nasional maupun internasional berhasil diraih sebesar 4 juta orang

“Jumlah itu lebih banyak dari target yang dipatok, sebesar 3 juta travelista. Memang industri pariwisata di Purwakarta semakin berkibar,” papar Kabid Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya Kabupaten Purwakarta Heri Anwar dalam keterangan yang diterima Bisniswisata.co.id, Senin (04/12/2017).

Berkibarnya, lanjut dia, karena Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi terus membenahi serta membangun destinasi wisata di daerahnya berjumlah 45. Destinasi-destinasi itu tersebar di hampir seluruh kecamatan. Jumlah destinasi wisata di Purwakarta bertambah 13 dalam tempo selama dua tahun.

“Tahun 2015, destinasi wisata di Purwakarta hanya 32 obyek wisata. Setiap tahun ada penambahan. Sampai saat ini sudah ada 45 destinasi wisata. Kebanyakan wisata alam. Selebihnya kuliner, wisata religi, wisata buatan dan atraksi wisata,” sambungnya.

Diakui, salah satu destinasi yang ngetrend, hits, bahkan menjadi tujuan wajib wisatawan saat berlibur ke Purwakarta adalah Taman Sri Baduga. Air menari yang soft launchingnya diluncurkan Menteri Pariwisata Arief Yahya itu diharapkan terus melakukan improvisasi dan makin baik. “Sekitar 30.000 wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, mengunjungi Taman Sri Baduga setiap pekan,” klaimnya.

Di sisi lain, Pemkab Purwakarta juga akan menyulap 16 desa menjadi desa wisata. Di antaranya, Desa Pesanggrahan dan Sukamulya di Kecamatan Tegalwaru. Ada juga Desa Sindang Panon, Cihanjawar, dan Cipeundeuy di Kecamatan Bojong.

“Potensi pariwisata di setiap desa itu berbeda. Ada basis kuliner, wisata alam, panjat tebing, dan wisata air. Makanya, kami inventarisasi,” kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.

Bupati Dedi mengaku Kabupaten Purwakarta sangat serius menggarap sektor pariwisata untuk memajukan pembangunan dan perekonomian daerah. Juga persiapan yang matang untuk membangun kepariwisataan dengan manajemen yang baik. Ditambah partisipasi masyarakat di desa diharapkan bisa mendukung langkah pemerintah agar pariwisata di Purwakarta berkembang.

“Kita telah siapkan anak-anak desa untuk belajar mengenai kepariwisataan. Belajar cara menerima tamu, belajar senyum, ramah, sopan terhadap tamu yang datang. Biar mereka bisa mengelola dan memanage pariwisata dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah juga memberikan sejumlah bantuan keuangan melalui dana desa guna membantu pembangunan mulai dari akses ke tempat wisata, tempat istirahat, toilet, hingga warung-warung makanan atau souvenir. Bahkan merumuskan konsep pembangunan dan desain arsitektur lokal yang digunakan. Namun syarat utamanya tidak boleh bertentangan dengan alam sekitar dan harus ramah lingkungan.

“Jadi, setiap desa punya unggulannya masing-masing. Seperti Pasanggrahan yang punya desa wisata untuk edukasi, Sindangpanon dengan Panenjoan dan kebun teh, atau Bungursari yang mengembangkan potensi sate maranggi dan souvenir,” jelas Dedi. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY