Kemenpar Sambut Charter Flight Wisatawan Polandia

0
63


Agustini Rahayu, Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemenpar, di dampingi Dubes RI untuk Polandia, Peter F Gontha, Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M Fachir dan Duta Besar Polandia untuk Indonesia, H. E. Beata Stoczyńska ( ke tiga dari kiri)

BALI, bisniswisata.co.id: CHARTER flight jadi strategi  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menjaring wisatawan Polandia. Sebanyak 254 wisman asal Polandia tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, dari total 2540 orang.

Agustini Rahayu, Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemenpar  mengatakan menggunakan pesawat charter LOT Polish Airline pada hari ini, Senin (25/06) penerbangan charter pertama asal Polandia yang akan datang berjumlah 2540 orang.

“Rombongan yang tiba hari ini merupakan grup pertama dari total 10 grup yang akan datang dan berlibur ke Indonesia sampai Oktober 2018 dengan pesawat LOT Polish Airline, kata Agustini Rahayu yang akrab disapa Ayu.

Acara penyambutan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M Fachir; Duta Besar RI untuk Polandia,  Peter F Gontha; serta Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczyńska.

Dubes Polandia ( baju merah) menyambut wisatawan dari negaranya dengan charter flight

Kedatangan wisman asal Polandia ini merupakan bentuk kerjasama program charter penerbangan langsung Warsawa – Denpasar sejak 2016. Charter flight diminati selain belum ada penerbangan reguler langsung juga memangkas waktu penerbangan sehingga wisatawan Polandia bisa lebih banyak waktu menikmati keindahan Pulau Dewata.

“Setiap kelompok wisman Polandia akan berlibur di Indonesia selama 14 hari. Hal tersebut tentunya akan berdampak positif dalam upaya pencapaian target kunjungan wisman ke Indonesia, dan Kementerian Pariwisata sangat mengapresiasi bentuk kerjasama ini,” tambah Ayu.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya keunggulan wisman Eropa adalah pada spread atau _spending_-nya dengan rata-rata 1.538 dollar AS tiap satu wisman per kunjungan.

“Meskipun jumlah wisatawan China lebih besar dari sisi total nilai, namun untuk perolehan devisa atau spending wisatawan Eropa lebih unggul mencapai US$ 2,6 miliar, sedangkan devisa dari wisatawan China sebesar  US$ 1,9 miliar” kata Menpar Arief.

Angka statistik Kementerian Pariwisata mencatat sekitar 1.862.231 wisman asal negara Eropa berkunjung ke Indonesia sepanjang 2017. Untuk 2018, Kementerian Pariwisata menetapkan target sebanyak 2.200.000 juta wisman asal Eropa atau 17 juta wisman secara keseluruhan.


 

 

LEAVE A REPLY