28 – 29 Juli 2018, Festival layang-layang Internasional

0
37
Festival Layang layang (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

BANTUL, bisniswisata.co.id: Event wisata Bantul terus digencarkan. Kini Bantul menggelar Festival layang-layang Internasional–Nusantara ke-6 di Parangkusomo Bantul Yogyakarta, pada 28 hingga 29 Juli 2018.

Event ini digelar perkumpulan Pekarya Layang-layang Indonesia (Perkalin) bekerja sama Dinas Pariwisata DIY ini, mengangkat tema “Love in The Sky, Peace on Earth” (Cinta di Langit, Damai di Bumi).

Sekitar 50 klub perwakilan kabupaten/kota seluruh Indonesia berpartisipasi dalam festival layang-layang ini. Sedangkan peserta asing dari India, Srilangka Thailand, Malaysia Singapura.

Sebelum Festival layang-layang berlangsung, diawali dengan road exhibition di tiga kota yakni 1 Juli 2018 di Pantai Bayem Tulungagung, 8 Juli di Lapangan Puslatput Korpd Marinir Tuban dan tanggal 15 Jali di Waduk Gadjah Mungkur Wonogiri. Peserta festival layang-layang minimal harus memiliki tiga dari lima kategori yang ditentukan.

Kelima kategori tersebut adalah dua dimensi, rokaku, tiga dimensi, naga, bentuk-bentuk tradisional seperti wayang Gatotkaca. Tahun ini memperkenalkan ke dunia internasional bahwa layang-layang ular naga dari Indonesia terbaik. Minimal 100 ular naga dengan berbagai desain dan ukuran akan ditampilkan dalam festival layang-layang tahun ini.

Naga terpanjang sekitar 150 meter. Layang-layang naga di Yogyakarta memang sudah tidak asing. Bahkan sejak dulu sudah masuk dalam budaya Indonesia, misalnya ada di desain di rumah Keraton Yogyakarta, di musik gamelan, di keris. Naga melambangkan persaudaraan, persahabatan, kebaikan dan kemakmuran.

Setelah Festival layang-layang berakhir 29 Juli, pada 8 Agustus akan diterbangkan sekitar 1000 layang-layang merah putih berbentuk segitiga di delapan perbatasan dengan Indonesia. Lokasi-lokasi tersebut antara lain tiga titik di Nusa Tenggara Timur, tiga titik di Pulau Borneo , satu titik di Papua dan satu titik di Pulau Sebatik. Hal ini dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY