27-28 Agustus 2016, Ciletuh-Pelabuhanratu Geopark Festival

0
1682
Geopark Ciletuh (Foto: www.kompasiana.com)

BANDUNG, test.test.bisniswisata.co.id: Pemprov Jabar menggelar Ciletuh-Pelabuhanratu Geopark Festival 2016. Festival bakal menampilkan beragam acara unik menarik diselenggarakan di Pantai Batu Namprak, Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, pada 27-28 Agustus 2016.

Festival ini bertujuan untuk menggugah dunia bahwa ada geoprak yang alami untuk dikujungi para wisatawan mancanegara. Selain itu, Ciletuh Geopark Festival merupakan bentuk komitmen Pemprov Jabar untuk memperjuangkan Ciletuh menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark Network, Desember 2017.

Bahkan, melalui gelaran Ciletuh Geopark Festival, Pemprov Jabar juga ingin mempromosikan keragaman warisan budaya, bumi dan hayati di kawasan Geopark Ciletuh sebagai destinasi pariwisata bertaraf internasional di Jawa Barat. Pemprov Jabar pun, terus mempersiapkan masyarakat setempat agar mampu dan siap mewujudkan Geopark Ciletuh sebagai destinasi wisata dunia siap dikunjungi.

Festival Ciletuh ini, untuk mengenalkan Ciletuh tidak hanya ke masyarakat Indonesia, tapi juga ke dunia internasional. Selain memperkenalkan keindahan alam, begitu banyak potensi wisata yang bisa dijual.

Ada berbagai acara, , yang akan disuguhkan seperti ekspedisi geo climb, uji coba jalur sepeda, jelajah alam geopark Ciletuh, cultural performances mulai dari tarian dan seni tradisi, Ciletuh Adventure Challenge, atraksi perahu hias, festival layang-layang hias, festival surfing internasional hingga pesta rakyat dan acara menarik lainnya.

Rangkaian kegiatan CGF 2016 ini dimulai dari pra event, main event dan pasca event. Sejak awal Agustus 2016. Dan Pada acara puncak CGF 2016 di Pantai Batu Namprak Ujung Genteng akan ada berbagai Cultural Performance atau pertunjukkan budaya yang melibatkan 500 peserta.

Geobike atau aksi bersih lingkungan dengan konsep funbike, dimana 400 peserta yang berasal dari Bandung, Jakarta dan Sukabumi akan bersepeda dengan rute Tamanjaya hingga Pangumbahan. Tertarik? (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY