26 Maret 2016, Pertemuan Raja Se-Nusantara

0
1038
Istana Kerajaan Makassar (Foto: elysaamiya.wordpress.com)

MAKASSAR, test.test.bisniswisata.co.id: SEDIKITNYA 200 raja se-nusantara serta sejumlah Sultan dari Kerajaan Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam dijadwalkan hadir dalam pertemuan Raja se-nusantara yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 26 Maret 2016. Rencananya Presiden Joko Widodo juga berkenan datang di pertemuan bersejarah ini.

Pertemuan tersebut membahas tiga masalah pokok yang sangat krusial dihadapi bangsa Indonesia seperti masalah Korupsi, Narkoba dan Terorisme. Masalah korupsi bangsa ini, sudah menjadi persoalan nasional ditambah maraknya terorisme yang mengancam keutuhan NKRI dan paling penting adalah perberantasan dan pencegahan narkotika sudah mengerogoti seluruh lini kehidupan.

Masalah ini sangat penting, sehingga dewan adat mesti turun tangan dalam masalah kebangsaan. Peran serta dewan adat kerajaan dan kesultanan dibutuhkan sumbangsih pemikiran dan tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Selain agenda pertemuan 200 raja dan sultan, juga pemberian gelar bangsawan yang diberikan oleh Dewan Adat Nasional Kesultanan Raja Tallo Makassar sebagai penyelenggara acara. Selain Presiden Joko Widodo, gelar bangsawan itu akan diberikan kepada Presiden pertama RI Sukarno yang akan diwakili oleh putrinya, Megawati Soekarnoputri.

Mengingat, sebagai perintis kemerdekaan dimana peran bersama para raja dan sultan se-Nusantara berfungsi sebagai pengendali kesatuan masyarakat hukum adat dan budaya termasuk mengembalikan marwah NKRI adalah salah satu dasar dewan adat ikut serta memperbaiki masalah bangsa.

Selain dihadiri Presiden Jokowi Megawati Soekarno Putri rombongan lainnya dijadwalkan hadir yakni Kepala BNN, Kapolri, Panglima TNI, Ketua KPK, sejumlah Menteri, Gubernur Sulsel, Walikota Makassar dan tamu undangan lainnya.

Para tamu undangan termasuk Presiden dan rombongan rencananya akan disuguhkan makanan khas yakni ikan kering dan ‘Pallu Mara’ (ikan masak bumbu) serta makanan khas lainnya sebagai bentuk sajian kesederhanan makanan berkearifan lokal budaya Indonesia, yang digelar di hotel Grand Clarion Makassar. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.