23 Maret 2016, Garuda Terbangi Bandara Silangit

0
1595
Bandara Silangit Tapanuli Utara (Foto: tempo.com)

TAPANULI UTARA, test.test.bisniswisata.co.id: MULAI 23 Maret 2016, PT Garuda Indonesia resmi membuka jalur penerbangan baru, Jakarta-Bandara Silangit, Sumatera Utara. Garuda akan mengoperasikan pesawat jenis CSJR 100 Bombardir dengan penerbangan sebanyak tiga kali dalam sepekan.

“Pembukaan rute ini, sesuai Instruksi Presiden Joko Widodo yang mendukung pengembangan Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba,” papar Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (6/3/2016)

Bupati mengaku merasa lega setelah Garuda airlines singgahi Bandara Silangit. Karena itu, Bupati bersama jajaran Pemda Kabupaten Tapanuli Utara akan membantu Garuda mempromosikan Garuda ke masyarakat, juga wisatawan yang berwisata ke danau Toba.

Memang, lanjut dia, pembukaan rute ini dapat mempercepat pengembangan kawasan Danau Toba sebagai Monaco Asia, sehingga masyarakatnya akan maju dan sejahtera. Mengingat, akses wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mencapai Danau Toba akan lebih cepat, hanya 1-2 jam.

“Dibandingkan melalui jalur darat dengan rute Kualanamu- Parapat, menempuh perjalanan selama 4-5 jam. Sehingga capek dalam perjalanan,” ungkapnya.

Saat ini tengah dikerjakan pengembangan Bandara Silangit di Kecamatan Siborong-Borong, Tapanuli Utara Sumatera Utara, dikebut mulai April 2016 dan diharapkan tuntas sebelum penyelenggaraan Festival Danau Toba 2016, pada 19 – 22 November 2016. “Kami targetkan pengembangan Bandara Silangit selesai pada September 2016,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi.

Landasan Bandara Silangit diperluas dari 2.400 x 30 meter menjadi 2650 x 45 meter dan apron memiliki dimensi 140 x 300 m2 dengan jumlah parking stand empat pesawat. “Nanti dapat didarati pesawat terbesar Boeing 737-800, sehingga wisatawan dari Bandara Silangit dapat langsung menuju kawasan Danau Toba,” ungkap Budi.

Pengembangan Bandara Silangit itu sesuai arahan Presiden pada rapat terbatas 2 Februari 2016, agar konektivitas menuju Kawasan Danau Toba diperkuat. (*/e)

LEAVE A REPLY