22 Februari 2016, Atraksi Tatung di Singkawang

0
1373
Pawai Tatung (Foto: www.fotografitanahairkita.net)

SINGKAWANG, test.test.bisniswisata.co.id: SINGKAWANG, Kalimantan Barat yang dijuluki Kota Seribu Kelenteng siap menggelar Pawai Tatung di Festival Cap Go Meh, pada 22 Februari 2016. Cap Go Meh menjadi acara penting di Singkawang, berbagai sudut kota akan bersolek mempercantik diri. Dari semua kota yang meramaikan Imlek dan Cap Go Meh di Indonesia, Singkawang adalah benchmark dari semua kemeriahan itu.

Atraksi tatung, ini hanya ada di Singkawang. Jadi, kalau mau melihat dengan sensasi rasa tegang, miris dan unik, silakan datang berwisata di Singkawang. Tatung dalam bahasa Hakka berarti orang yang dirasuki roh, dewa, leluhur, atau kekuatan supranatural. Pawai tatung di Singkawang ini merupakan yang terbesar di dunia.

Selain memiliki ciri khas budaya tradisi, aneka pertunjukan yang disajikan pada perayaan Cap Go Meh di Singkawang menyerap dan berasimilasi dengan budaya lokal. Bahkan di China sendiri tidak ada atraksi seperti tatung.

Rencana pawai akbar itu akan dihadiri lebih dari 600 undangan. Pejabat tinggi, pejabat negara, unsur pemerintah pusat hingga provinsi dan daerah, ada dalam daftar tamu yang diundang.

Atraksi yang satu ini memang sedikit memberi sensasi ketegangan tersendiri. Ini merupakan parade atraksi kesaktian warga Dayak-China dalam merayakan Cap Go Meh, perayaan yang dilakukan pasca hari raya imlek. Atraksi yang diberi nama pawai tatung ini mengikuti tradisi Tionghoa yang berbaur dengan budaya Dayak yang hanya ada di Singkawang.

Saat Pawai Tatung, Pemprov Kalimantan Barat mengantisipasi kemacetan. Jalur alternatif pun dirancang. Kemungkinan, jalur Tatung dijadikan dua arah agar tidak terjadi penumpukan.

Sebanyak 466 Tatung siap beratraksi. Namun pada saat pelaksaan nanti, kemungkinan akan lebih dari 500 Tatung yang ikut. Tahun ini rute Tatung 2016 dibuat lebih pendek ketimbang tahun lalu.

Tahun ini startnya di Jalan Kalimantan. Setelah itu pawai bergerak ke Jalan Setia Budi melintasi panggung kehormatan dan panggung tribun acara, lalu ke Jalan Niaga yang kemudian mengikuti ritual di altar yang sudah disiapkan. (*/e)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.