22 – 24 Juli 2016, Solo Batik Carnaval IX

0
839
Solo Batik Carnival (Foto: soloraya.com)

SOLO, test.test.bisniswisata.co.id: Solo identik dengan batik. Untuk memperkuat status sekaligus mengangkat citra Solo sebagai kota batik dunia, digelar karnaval dengan motif batik. Karnaval itu bertema Solo Batik Carnaval IX (SBC IX), yang dilaksanakan di Stadion Sriwedaru Kota Solo Jawa Tengah, pada 22-24 Juli 2016.

Event tahunan ini, ada ratusan peserta memperagakan desain yang memikat, atraktif dan menarik perhatian. Saat SBC berlangsung, Kota Solo, khususnya jalan utama yaitu Jalan Slamet Riyadi hingga halaman depan Balai Kota Solo akan disterilkan.

Sepanjang jalan disulap menjadi sebuah runway catwalk bagi para model, yang memperagakan busana hasil desain dan kreasi mereka. Saat melakukan parade, para model juga akan diiringi oleh musik-musik khas Jawa.

Sejak penyelenggaraan tahun 2008, SBC konsisten mengangkat batik sebagai tema karnavalnya. SBC sukses menyita ratusan ribu perhatian penonton setiap tahunnya, baik wisatawan domestik, nusantara hingga internasional.

Tahun ini, Yayasan Solo Batik Carnaval sebagai penyelenggara, membuka pendaftaran sejak Februari bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi memeriahkan SBC IX, termasuk bagi mereka yang berdomisili di luar Kota Solo sekalipun.

Rencananya, penyelenggaraan SBC IX akan berbeda dengan SBC VIII karena akan menyajikan kegiatan bazar produk. Hasil karya peserta berupa pernak-pernik hingga kostum juga akan dipamerkan secara khusus selama tiga hari.

SBC IX dipastikan akan menarik perhatian pengunjung dengan koreografi dan kostum-kostumnya karena peserta yang tampil akan mengikuti workshop terlebih dahulu untuk mematangkan materi pembuatan kostum, make up dan koreografi.

SBC yang diselenggarakan hampir satu dasawarsa telah mengalami banyak perkembangan baik dari sisi penampilan ataupun desain kostum. Selain itu, ada hubungan antara penyelenggaraan event dengan grafik kunjungan wisatawan, jumlah hunian hotel yang semakin meningkat misalnya.

Kota Solo sendiri dikenal sebagai pusat batik yang memiliki beragam motif lawas. Ada tiga macam batik yang dimiliki kota ini yakni batik keraton yaitu batik yang digunakan oleh Keraton Kesunanan dan Keraton Mangkunagaran, batik sedagaran yang dibuat oleh masyarakat kelas atas, serta batik para petani.

Batik-batik Solo umumnya berwarna sogan seperti cokelat, putih dan hitam. Seluruh ragam motif batik solo bisa ditemukan di Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Laweyan. Tertarik, datang aja ke Solo. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.