2018, Kaltim Optimistis Gaet 10 Juta Wisatawan

0
628
Jembatan Gantung Bukit Bangkirai Kaltim (Foto: http://www.amabeltravel.com)

SAMARINDA, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) optimis mampu menggaet 10 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2018. Optimis target itu bisa tercapai, mengingat Kaltim memiliki banyak potensi wisata yang luar biasa.

“Potensi wisata Kaltim sangat bernekaragam juga memiliki kebudayaan yang kuat seperti budaya pesisir, budaya pedalaman, budaya keraton, serta destinasi objek wisata lainnya yang dapat menarik wisatawan lokal dan internasional ke Kaltim,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Syafruddin di Samarinda.

Seperti dikutip laman kaltimprov.go.id, Selasa (29/08/2018), untuk merealisasikan target tersebut, lanjut dia, Pemprov Kaltim terus mengembangkan sembilan objek wisata yang menjadi unggulannya dan diharapkan mampu menjadi daerah tujuan wisata unggulan nasional.

Sembilan objek tersebut yakni Kepulauan Derawan dan gugusan pulaunya di Kabupaten Berau, DAS Mahakam di tiga kabupaten atau kota, Riam di sepanjang Kabupaten Mahakam Ulu, Danau dan Habitat Pesut di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Angrek Hitam Kersik Luwai di Kabupaten Kutai Barat.

Selanjutnya Situs Prasejarah Pengunungan Karst di Kabupaten Kutai Timur, Hutan Mangrove dan Beruang Madu di Balikpapan, Keraton Kesultanan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Berau, dan Paser, serta kehidupan masyarakat Dayak di Samarinda dan Kutai Kartanegara, maupun Pantai Pasir sepanjang pantai Kaltim.

“Itu sebabnya sektor pariwisata tetap menjadi prioritas pembangunan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2013–2018,” sambungnya sambil menambahkan Pemprov juga terus melakukan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana guna mempermudah akses transportasi maupun jalan menuju lokasi objek wisata.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pariwisata yang diwujudkan dalam Sapta Pesona yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan.

Syafruddin menambahkan, Pemprov terus melakukan promosi dan pemasaran objek wisata baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga meminta dukungan semua pihak yakni pemda, pihak swasta dan masyarakat dalam mempromosikan wisata Kaltim.

Guna meningkatkan pengelolaan destinasi pariwisata, kata dia, harus didukung keterpaduan infrastruktur dan aksesbilitas khususnya transportasi udara, laut dan darat yang memadai dari dalam maupun luar negeri. “Dengan konektivitas penerbangan secara langsung maupun jalan akses dari dan ke destinasi pariwisata akan memberi kemudahan bagi wisatawan,” ujarnya. (*/NDIK)

LEAVE A REPLY