20 November 2016, Malino Run 11K

0
463

MAKASSAR, bisniswisata.co.id: Sport tourism terus digaungkan. Kini lomba lari tingkat internasional digelar di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel). Malino Run 11 K, namanya. Event yang digelar di Malino, Gowa Sulsel, pada 20 November 2016.

Sport Tourism South Sulawesi ini merupakan kelanjutan sekaligus kalender event tahunan, yang sebelumnya telah dilakukan di Rammang-rammang dan Toraja. Kini di Malino.

Malino Run 11 K akan menawarkan sesuatu yang berbeda sekaligus ditargetkan bisa menarik para wisatawan penghobi lari. Selain itu, jumlah peserta tanpa dibatasi dan hadiah yang mengejutkan. Ditargetkan 1000 peserta berpartisipasi dalam lomba lari ini. Peserta dari mancanegara antara lain Filiphina, dan Belanda.

Bahkan rute lomba lari ini sangat menarik, rute yang menantang, ekstrim sekaligus beragam seperti melewati daerah persawahan, pedesaan, dan daerah air terjun untuk menarik minat para peserta, juga wisatawan nusantara dan internasional

Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel dan Bank Sulselbar ini dan menggandeng Pemkab Gowa sebagai sponsor akan diramaikan sejumlah atlet lari baik lokal, nasional maupun internasional.

Kawasan Malino di Kecamatan Tinggimoncong merupakan kawasan wisata nasional. Namanya belum terlalu tersohor dan banyak orang yang belum mengetahuinya, terlebih bagi Anda yang berada di luar kota Gowa.

Padahal Malino ini mempunyai banyak sekali sudut- sudut yang menarik yang dapat kita kunjungi sebagai tempat berlibur dan merupakan tempat wisata di Indonesia. Daerah Malino juga dikenal sebagai kota bunga ini merupakan daerah yang mempunyai banyak objek tempat wisata di Malino yang dapat kita kunjungi dan eksplor keindahannya.

Ada sepuluh destinasi wisata di Malino.

01. Hutan Pinus

Hutan pinus ini cukup menarik. Selain tinggi berjajar di antara bukit dan lembah, juga terdapat jalan menanjak yang berkelok- kelok yang melintas di antara deretan pegunungan dan lembah. Jalanan yang seperti ini akan kita lewati saat mengantarkan kita menuju ke kota Malindo ini. Kawasan ini sangat terkenal sebagai kawasan rekreasi alam sejak dahulu, zaman penjajahan Belanda. Selain pinus, juga banyak terdapat beberapa tumbuhan yang menjadi peninggalan Belanda yang terbilang langka, seperti edelweiss, pohon turi yang bunganya berwarna orang, bunga masamba warna bunganya berubah-ubah setiap bulannya. Bahkan ada objek wisata lain seperti kebun buah markisa, pemandian lembah biru, perkebunan teh, kebun tanaman hortikultura.

02. Gunung Gamping

Gunung ini terkenal dengan adanya gunung- gunung yang kaya akan pemandangan batu gamping. Juga ada gunung Bawakaraeng, yang lerengnya masih dikulturkan sebagai temat yang suci dan keramat oleh sebagian masyarakat Sulawesi Selatan. Beberapa kelompok masyarakat mempercayai adanya Ka’bah yang berada di puncak gunung gamping ini. Para Masyarakat akan mengunjungi “Ka’bah” tersebut ketika akan menunaikan ibadah Haji, hal ini dikenal sebagai istilah Haji Bawakaraeng.

03. Air Terjun Tapakala

Objek wisata alam air terjun yang letaknya di tengah- tengah kawasan hijau yang sejuk juga segar. Karena itu kawasan ini sebagai puncaknya Sulawesi Selatan. Seperti halnya Puncak yang ada di Bogor, kawasan Malino ini juga merupakan kawasan yang seringkali dikunjungi wisatawan pada tiap akhir pekan untuk sekedar menghilangkan kepenatan setelah melalui hiruk pikuk kota.

04. Air Terjun Parang Bugisi

Selain terdapat air terjun Tapakala, di Malino ini juga terdapat air terjun lainnya yakni air terjun Parang Bugisi. Air terjun Parang Bugisi merupakan salah satu air terjun yang bedara di tengah hutan kawasan Malino ini. Air terjun Parang Bugisi ini merupakan air terjun yang memiliki ketinggian tidak terlalu tinggi.

05. Air terjun Lembanna

Air terjun selanjutnya yang bisa ditemui di Malino adalah air terjun Lembanna. Air terjun Lembanna ini juga terletak di lingkungan yang asri dan hijau seperti air terjun kebanyakan. Air terjun ini juga terletak di tengah hutan. bedanya dengan air terjun Parang Bugisi, air terjun Lembanna ini lebih tinggi namun alirannya tidak begitu deras dan tidak akan membahayakan anda.

6. Air Terjun Biroro

Juga air terjun Biroro. Sama dengan air terjun lainnya, air terjun Biroro ini terletak di tengah hutan. Aliran air terjun ini deras namun sejuk jika kita bermain- main di sekitarnya. Air terjun ini juga merupakan air terjun yang tak pernah sepi dengan pengunjung karena air terjun ini memiliki keindahan yang sama dengan air terjun lainnya, ada pepohonan yang rindang, pemandangan yang indah jika di lihat dari atas air terjun, serta cocok dijadikan tempat selfie bagi para pengunjung yang sangat menggemari selfie.

07. Lembah Biru

Di Lembah ini terdapat sebuah tempat pemandian. Airnya jernih warna biru dan kolam yang digunakan sebagai kolam pemandian pun terlihat berwarna biru. Di sebelah kolam yang digunakan sebagai tempat pemandian, terdapat gazebo- gazebo yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai bersama dengan keluarga atau juga orang- orang tercinta.

08. Goa Jepang

Di Malino ini ternyata juga terdapat tempet wisata yang berupa goa. Goa ini adalah goa peninggalan Jepang yang sering disebut sebagai goa Japan. Tidak seperti goa-goa kebanyakan, goa Japan ini bila dilihat dari luar hanya seperti sebuah lubang yang berbentuk horisontal yeng dikelilingi oleh tanah. Bila kebanyakan goa yang kita temui itu dikelilingi oleh bebatuan kapur yang mengeras dan kaya akan stalaktit dan juga stalakmit yang runcing- runcing namun tidak halnya dengan goa Japan ini. Goa Japan mempunyai ukuran yang lebih kecil dari goa- goa kebanyakan. Lebar maupun tinggi goa Japan ini juga lebih kecil daripada goa- goa kebanyakan.

09. Balla Lompoa

Objek wisata di Malino lainnya adalah Balla Lompoa. Balla Lompoa ini terdapat di Bulutana. Balla Lampoa ini adalha sejenis bangunan yang menyerupai rumah adat masyarakat Malino. Bangunan ini terbuat dari kayu baik dindingnyam lantai, dan juga atapnya. Balla Lompoa ini mirip dengan rumah panggung. Yakni dinding bangunan tidak langsung bersentuhan dengan tanah melainkan terdapat seperti sejenis kolong seperti yang ada di rumah panggung kebanyakan. Balla Lompoa ini juga terdapat beberapa jendela yang terbuat dari kayu.

10. Malino Highlands

Satu lagi destinasi wisata di Malindo yang tidak boleh Anda lewatkan, yakni Malino Highlands. Malindo Highlands ini merupakan destinasi wisata kebun teh. Malindo Highlands ini saai ini dikelola oleh korporasi Malindo Highlands. Malindo Highlands ini merupakan tempat wisata termegah dan digadang- gadang sebagai tempat landmark dunia. Di sini, kita bisa berkendara menyusuri jalan yang membelah kebun teh seluas 200 hektar ini sembari menikmati kesejukan udara yang ada di kawasan ini. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.